Kamis, 15 November 2018

Lion Air Minta Maaf Sayap Pesawat Tabrak Tiang Lampu di Bengkulu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Retakan sayap kiri pesawat Lion Air JT 633, usai menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu, Rabu malam, 7 November 2018. Foto Istimewa

    Retakan sayap kiri pesawat Lion Air JT 633, usai menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu, Rabu malam, 7 November 2018. Foto Istimewa

    Jakarta - Penerbangan Lion Air dengan nomor JT 633 rute Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, tujuan Bandar Udara Soekarno Hatta mengalami keterlambatan Rabu, 7 November 2018. Sebab, wing tip atau ujung sayap sebelah kiri pesawat tersebut menyenggol tiang lampu koordinat di bandar udara.

    Baca juga: Lion Air Tabrak Tiang di Bengkulu, Pilot dan Pesawat Digrounded

    Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan penerbangan mengalami keterlambatan dari jadwal semula pada pukul 18.20. Penerbangan JT 633 tersebut mengangkut tujuh kru pesawat dan 143 penumpang.

    "Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul," kata Danang melalui keterangan tertulisnya.

    Ia mengatakan kondisi tersebut terjadi saat pesawat bersiap menuju landas hubung atau taxiway bandara. Saat ini, kata dia, pesawat telah berada di landas parkir. Seluruh penumpang pun telah diarahkan dan dikembalikan menuju ruang tunggu terminal.

    Selain itu, penerbangan JT 633 rencananya bakal diberangkatkan kembali malam ini dengan menggunakan pesawat yang didatangkan dari Jakarta. "Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut," kata Danang.

    Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VI, Agoes Soebagio, membenarkan insiden itu. Dia mengatakan sayap kiri pesawat yang menabrak tiang lampu.

    "Namun kejadian ini tidak menyebabkan bandara di-close, karena pesawat masih berada appron sehingga bisa dipinggirkan dan penerbangan di (bandara) Fatmawati masih normal," ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

    Atas insiden ini, Kementerian Perhubungan langsung menurunkan Inspektur Kelayakan Udara bersama dengan Tim Bandara UPBU Fatmawati untuk melakukan investigasi terkait insiden tersebut.

    Para penumpang di pesawat, langsung dialihkan untuk menggunakan pesawat Lion Air yang lain. "Langkah-langkah penanganan tersebut segera kita dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang sehingga membuat masyarakat menjadi kecewa," kata Agoes.

    CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.