Selasa, 20 November 2018

Jokowi Sebut Pemerintah Harus Berani Bangun Transportasi Massal

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi usai menaiki kereta MRT Jakarta, di Depo Lebak Bulus, Jakarta, 6 November 2018. Tempo / Friski Riana

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi usai menaiki kereta MRT Jakarta, di Depo Lebak Bulus, Jakarta, 6 November 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan transportasi massal adalah masa depan transportasi Indonesia. Pernyataan itu disampaikan usai menjajal kereta Mass Rapid Transit (MRT) dengan rute Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, sepanjang 16 kilometer (km), Selasa, 6 November 2018.

    Dia mengatakan Indonesia harus berani memulai membangun sistem transportasi massal. "Harus berani memulai. Jakarta sudah memulai, Palembang memulai, Bandung memulai, Surabaya memulai, Medan mulai. Transportasi massal adalah masa depan transportasi kita," kata Jokowi.

    Dia mengatakan pemerintah harus berani mengambil keputusan soal transportasi massal. Dengan berani mengambil keputusan, maka semua pihak dapat memahami masalah, kendala, dan tantangan apa saja yang ada dalam pembangunan transportasi massal tersebut.

    Jokowi menuturkan pihaknya mendorong penyelesaian proyek-proyek yang pertama kali digarap oleh pemerintah seperti MRT, kereta ringan (Light Rail Transit/LRT), kereta cepat, dan sebagainya.

    "Kalau kita enggak berani memutuskan, kita enggak mengerti sebetulnya ada masalah apa di situ, ada kendala apa di situ, ada tantangan apa di situ," ujarnya.

    Mengenai pembiayaan pembangunan transportasi massal, Jokowi mengungkapkan pemerintah pusat akan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Apalagi, saat ini, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemda dinilai berjalan dengan baik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.