Rabu, 21 November 2018

Hari Ini IHSG Ditutup Menguat Didukung Apresiasi Kurs Rupiah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Selasa, 6 November 2018, ditutup menguat didukung apresiasi kurs rupiah.

    Baca juga: Laju IHSG Diprediksi Kembali Menghijau

    IHSG BEI ditutup menguat sebesar 3,33 poin atau 0,06 persen menjadi 5.923,93. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,27 poin atau 0,03 persen menjadi 944,98.

    "Pergerakan IHSG yang bertahan di area positif salah satunya ditopang dari nilai tukar rupiah yang terapresiasi terhadap dolar, menunjukkan stabilnya perekonomian nasional," kata Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, di Jakarta, Selasa.

    Ia menambahkan sentimen positif juga datang dari data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2018 sebesar 5,17 persen, atau lebih tinggi jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar 5,06 persen.

    Selain itu, lanjut dia, penguatan IHSG juga ditopang investor asing yang mulai kembali masuk ke pasar saham. Data BEI menyebutkan, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp 1,06 triliun pada hari ini.

    Data kinerja emiten kuartal ketiga yang mayoritas membukukan pertumbuhan, menurut dia, masih mewarnai pola gerak IHSG.

    "Pergerakan IHSG menunjukkan pola penguatan yang masih akan terus berlangsung di tengah sentimen domestik yang kondusif," katanya.

    Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (5/11) sebanyak 428.672 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,79 miliar lembar saham senilai Rp7,53 triliun. Sebanyak 199 saham naik, 189 saham menurun, dan 121 saham tidak bergerak nilainya.

    Selain IHSG, bursa regional, di antaranya indeks nikkei menguat 248,76 poin (1,14 persen) ke 22.147,75, indeks Hang Seng menguat 186,57 poin (0,72 persen) ke 26.120,86, dan indeks Shanghai melemah 6,07 poin (0,23 persen) ke posisi 2.659,36. (KR-ZMF).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.