Prabowo Sebut RI Tak Perlu Impor Pangan, Apa Kata JK?

Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba saat menghadiri pembukaan KTT Asia-Europe Meeting (ASEM) Ke-12 di Brussels, Belgia, 18 Oktober 2018. REUTERS/Piroschka van de Wouw

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan setiap negara pasti membuat kebijakan untuk impor. Dia menuturkan, tak ada negara yang bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Selain itu, dunia butuh perdagangan untuk menggerakkan ekonomi.

Baca juga: Prabowo tentang Ekonomi Rakyat Pas-pasan, Ini Data Credit Suisse

"Suatu negara tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri karena itu harus impor," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 6 November 2018. "Tidak ada negara yang hanya ekspor melulu," ujarnya lagi.

Pernyataan JK menanggapi janji politik calon Presiden Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerinda itu sebelumnya berjanji tak akan melakukan impor jika terpilih menjadi presiden. Menurut dia, impor menyusahkan rakyat.

JK memperkirakan maksud Prabowo adalah impor bahan pangan. Menurut dia, pemerintah saat ini juga berupaya mengurangi impor, seperti beras dan jagung. Pemerintah berupaya dengan meningkatkan produktivitas lahan.

Menurut JK, pengurangan impor dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tertentu. "Bahan pangan itu tergantung luas lahan, cuaca, peralatan, pupuk, dan macam-macam," ujarnya.

Dia menuturkan, harga pangan juga jadi pertimbangan impor. Jika harga meningkat, pasokan otomatis menurun sehingga impor diperlukan.

Pada acara Tabligh Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di Gelanggang Olahraga Gor Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Ahad 4 November 2018, Prabowo Subianto mengatakan, tidak akan memberlakukan impor bila terpilih menjadi Presiden.

“Saya bersaksi kalau saya menerima amanat bangsa Indonesia, saya akan membuat Indonesia berdiri di kaki sendiri. Kita tak perlu impor saudara-saudara, kita harus mampu swasembada pangan. Tidak perlu kirim Rp 3 miliar lebih untuk bayar bahan bakar,” kata Calon Presiden nomor urut 02 ini.






Duta Besar Gandi Sulistiyanto Dapat Penghargaan dari KOIMA

7 jam lalu

Duta Besar Gandi Sulistiyanto Dapat Penghargaan dari KOIMA

Gandi Sulistiyanto mendapat penghargaan dari Korean Importers Association (KOIMA) atas jasanya mempererat kerja sama impor Korsel dan Indonesia


Menperin: Industri Farmasi Kuasai Pasar Domestik, Tapi 90 Persen Bahan Bakunya Masih Impor

1 hari lalu

Menperin: Industri Farmasi Kuasai Pasar Domestik, Tapi 90 Persen Bahan Bakunya Masih Impor

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan saat ini industri farmasi nasional telah menguasai pasar obat sekitar 89 persen.


Importir Buah Tropis Mengeluh Kesulitan Izin, Zulhas: Ngapain Jauh-jauh, di Dalam Negeri Ada

1 hari lalu

Importir Buah Tropis Mengeluh Kesulitan Izin, Zulhas: Ngapain Jauh-jauh, di Dalam Negeri Ada

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas membeberkan hasil diskusinya dengan para importir buah tropis beserta pengacara Hotman Paris Hutapea.


Kecewa Kebijakan Impor Beras, Serikat Petani: Jawa Timur Panen Raya Pertengahan Januari 2023

1 hari lalu

Kecewa Kebijakan Impor Beras, Serikat Petani: Jawa Timur Panen Raya Pertengahan Januari 2023

Serikat Petani Indonesia atau SPI menyayangkan langkah pemerintah mengimpor 200 ribu ton beras bulan ini.


Nilai Tukar Petani Dikhawatirkan Anjlok Setelah Pemerintah Impor Beras

1 hari lalu

Nilai Tukar Petani Dikhawatirkan Anjlok Setelah Pemerintah Impor Beras

Serikat Petani Indonesia atau SPI menanggapi soal impor 200 ribu ton beras yang siap dilakukan pemerintah bulan ini.


Uni Eropa Akan Cegah Impor Barang Terkait Deforestasi, Termasuk Minyak Sawit

2 hari lalu

Uni Eropa Akan Cegah Impor Barang Terkait Deforestasi, Termasuk Minyak Sawit

Uni Eropa menyetujui undang-undang baru untuk mencegah perusahaan menjual ke pasar Uni Eropa yang terkait dengan deforestasi


Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Gerakkan Mesin Partai Awal Tahun Depan

2 hari lalu

Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Gerakkan Mesin Partai Awal Tahun Depan

Sejumlah lembaga survei nasional menunjukkan penurunan elektabilitas Prabowo.


Pengamat Sebut 2 Faktor Penentu Kemenangan Ganjar, Prabowo, hingga Anies

3 hari lalu

Pengamat Sebut 2 Faktor Penentu Kemenangan Ganjar, Prabowo, hingga Anies

Agung Baskoro, menyebut Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, hingga Anies Baswedan perlu berebut restu dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi


Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

4 hari lalu

Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai impor beras adalah alternatif terakhir apabila memang diperlukan.


Di Depan Zulhas, Hotman Paris Singgung Jagoan yang Monopoli Izin Impor

5 hari lalu

Di Depan Zulhas, Hotman Paris Singgung Jagoan yang Monopoli Izin Impor

Menjawab pertanyaan Hotman Paris, Zulkifli alias Zulhas menjelaskan, izin impor sejatinya dibagi secara rata dan telah diatur dalam neraca komoditas.