Menteri Darmin: Kita Tak Bisa Dorong Ekspor Secepatnya Berjalan

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyampaikan pidato pembuka saat menghadiri pembukaan Indonesia Investment Forum 2018 di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menilai kondisi global menjadi biang keladi perlambatan ekspor. Di sisi lain, pertumbuhan manufaktur juga terus melambat.

Baca: IMOS: Menperin Minta Ekspor Sepeda Motor 10 Persen dari Produksi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Indonesia tumbuh 7,52% per kuartal III/2018 dengan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 22,14%. Di sisi lain, impor tumbuh 14,06% dengan kontribusi terhadap PDB negatif 22,81%.

Dengan demikian, aktivitas perdagangan menjadi pemberat bagi pertumbuhan ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian DarminNasution mengakui perlambatan ekspor berakibat pada neraca perdagangan yang defisit.

"Itu konsekuensi dari ekonomi yang tumbuh dalam situasi global yang melambat. Kita tidak bisa mendorong ekspor secepatnya berjalan," tuturnya seusai memberikan pembekalan pada "Orientasi Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI" di Kementerian Luar Negeri, Selasa 6 November 2018.

Darmin tidak mempermasalahkan pertumbuhan impor yang hampir dua kali lipat dari ekspor. Menurut dia, yang menjadi masalah memang ekspor yang belum bisa tumbuh, sehingga terjadi ketidakseimbangan yang menyebabkan terjadinya defisit.

Berdasarkan analisisnya, kondisi global menjadi faktor utama perlambatan tersebut karena perlambatan terjadi tiba-tiba di dua kuartal terakhir. 

"Tadinya, sampai tahun lalu pertumbuhan impor sudah berkisar 20%, ekspor juga segitu, bahkan lebih tinggi. Tiba-tiba, tahun ini dia melambat," jelas Darmin.

Sementara itu, pertumbuhan sektor industri pengolahan tumbuh 4,33% pada kuartal III/2018, lebih rendah dari kuartal III/2017 yang sebesar 4,85%.  Industri diakui belum bisa bergerak dengan dinamis sehingga belum mampu mendorong percepatan ekspor.

Namun, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17% pada kuartal III/2018 dipandang sebagai capaian penting di tengah tekanan global, saat ini.

"Perang dagang, normalisasi kebijakan AS, crude oil yang harganya naik, kita tetap bisa mempertahankan pertumbuhan. Itu menurut saya sesuatu yang patut untuk digarisbawahi," tegasnya.

Simak berita tentang ekspor hanya di Tempo.co






Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

1 hari lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei


Yakin Ekonomi 2022 Tumbuh 5 Persen, Gubernur BI: Global Hanya 3 Persen

2 hari lalu

Yakin Ekonomi 2022 Tumbuh 5 Persen, Gubernur BI: Global Hanya 3 Persen

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan inflasi setelah penyesuaian harga BBM pada September 2022 lalu, turun lebih cepat dari yang diperkirakan.


Jepang Perketat Sanksi ke Rusia

5 hari lalu

Jepang Perketat Sanksi ke Rusia

Mengingat situasi sekitar Ukraina dan untuk berkontribusi pada upaya internasional dalam mengamankan perdamaian, Jepang pun memperketat sanksi.


Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

5 hari lalu

Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

Ekonomi DKI Jakarta makin menguat dengan adanya realisasi pendapatan dan hibah APBN Regional hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp1.375,74 triliun.


Alokasi Dana Bagi Hasil Tambang Timah Bangka Belitung Turun Drastis Tahun Ini jadi Rp 185 M

6 hari lalu

Alokasi Dana Bagi Hasil Tambang Timah Bangka Belitung Turun Drastis Tahun Ini jadi Rp 185 M

Alokasi penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor pertambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turun drastis pada tahun ini.


Kadin Resmikan Indonesia Trading House di Swiss, Pertama di Eropa

6 hari lalu

Kadin Resmikan Indonesia Trading House di Swiss, Pertama di Eropa

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meresmikan Indonesia Trading House di Swiss untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke Eropa.


Toyota Indonesia Catat Rekor Ekspor Sepanjang 2022, Naik 58 Persen

6 hari lalu

Toyota Indonesia Catat Rekor Ekspor Sepanjang 2022, Naik 58 Persen

Toyota Indonesia berhasil mencatatkan ekspor kendaraan hampir 297 ribu unit sepanjang tahun lalu. Ini merupakan rekor baru sejak 1987 silam.


Ingin Ekspor ke Afrika tapi Bingung Cari Pembeli? Ini Kontak Perwakilan Kemendag

6 hari lalu

Ingin Ekspor ke Afrika tapi Bingung Cari Pembeli? Ini Kontak Perwakilan Kemendag

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memiliki perwakilan di luar negeri, termasuk Afrika, yang bisa ditanya seputar pembeli barang yang akan kita ekspor


Isuzu Targetkan Penjualan 39.000 Unit di 2023, Fokus ke Kendaraan Komersial

7 hari lalu

Isuzu Targetkan Penjualan 39.000 Unit di 2023, Fokus ke Kendaraan Komersial

Isuzu Indonesia juga menargetkan ekspor kendaraan komersial sebanyak 8.500 unit pada 2023.


Menteri Teten: Yang Kita Ekspor Nanti Bumbu, Bukan Lagi Rempahnya

8 hari lalu

Menteri Teten: Yang Kita Ekspor Nanti Bumbu, Bukan Lagi Rempahnya

Menurut Teten Masduki, banyak sekali produk UMKM yang bisa dibentuk kerja sama antara ITH dengan produk-produk UMKM.