Rabu, 21 November 2018

Singles Day, Alibaba Sediakan Lapak untuk 5 Produk asal Indonesia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan menyortir paket di pusat logistik perusahaan pengiriman ekspres, setelah festival belanja online Singles Day, di Harbin, Provinsi Heilongjiang, Cina, 13 November 2017.  REUTERS

    Karyawan menyortir paket di pusat logistik perusahaan pengiriman ekspres, setelah festival belanja online Singles Day, di Harbin, Provinsi Heilongjiang, Cina, 13 November 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Ajang promo belanja online Singles Day yang digelar tiap 11 November saban tahunnya di Cina kali ini juga diikuti oleh lima produk makanan dan minuman asal Indonesia. Kelima produk tersebut yaitu produk mie instan Indomie, kopi Kapal Api, biskuit Richeese, sarang burung walet Yan TyTy, dan cemilan kerupuk udang Papatonk.

    Baca: Tebar Promo di Singles Day, Penjualan Alibaba Melonjak

    Produl-produk ini akan tampil dalam Paviliun Indonesia di platform Tmall Global milik raksasa e-commerce Cina. Alibaba Group. "Alibaba menunjukkan komitmennya untuk menyediakan 
    platform bagi pelaku usaha Indonesia agar dapat memberikan penawaran berkualitas tinggi kepada konsumen Tiongkok (Cina)," kata General Manager of Public Affairs Tmall, Ryan Wang, dalam keterangan yang diterima Tempo di Jakarta, Senin, 5 November 2018.

    Ajang 11.11 Global Shopping Festival yang diadakan Alibaba sejak 2009, sebenarnya mirip dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang diadakan di Indonesia setiap tanggal 12 Desember di Indonesia. Sedangkan Tmall Global, www.tmall.hk, merupakan semacam platform impor yang disediakan Alibaba bagi merek-merek internasional agar bisa menjangkau konsumen Cina.

    Adapun Paviliun Indonesia ini diluncurkan pada Jumat, 2 November 2018 di Shanghai Cina. Duta Besar Indonesia untuk Cina, Djauhari Oratmangun, menyebut paviliun ini adalah langkah penting bagi kerja sama antara Indonesia dan Alibaba. "Kami berharap inisiatif ini menarik lebih banyak produk terbaik Indonesia," ujarnya.

    Menurut pihak Tmall, ini merupakan kesempatan pertama bagi Indonesia untuk tampil di 11.11. Global Shopping Festival. Sebelumnya, produk dari negara lain telah lebih dulu terlibat, mulai dari Malaysia, Thailand, Jepang, Selandia Baru, Spanyol dan Amerikat Serikat. Di sisi lain, upaya agar sebuah produk bisa dijual dalam ajang ini memang terbatas.

    Pendiri dari Alibaba Group, Jack Ma, menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan sejumlah menteri Kabinet Kerja dalam gelaran IMF-World Bank di Bali, 13 Oktober 2018. Ma, yang juga penasehat e-commerce bagi pemerintah Indonesia, ini mengatakan bahwa Tmall hanya bisa bisa memilih 1 persen dari 10 juta merek yang telah berjualan di Tmall Global untuk bergabung di 11.11. Global Shopping Festival.

    Baca: Peretail Diminta Antisipasi Lonjakan Penjualan Saat Singles Day

    Untuk itu, Ma mengatakan festival belanja ini menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk mengenal pasar Cina. Ma menekankan bahwa Paviliun Indonesia ini bertujuan agar pengusaha Indonesia dapat meningkatkan kualitasnya sehingga bisa terlibat di promosi e-commerce lainnya, tak hanya 11.11. Global Shopping Festival.

    Simak berita menarik lainnya terkait Singles Day hanya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.