Selasa, 13 November 2018

BEI: Naik 10 Persen, Pendapatan Emiten Rp 2.061 T di Kuartal III

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 519 perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyampaikan laporan keuangan per kuartal III/2018. Secara umum, kinerja para emiten mencatatkan peningkatan.

    Baca juga: Dirut BEI: Perusahaan Efek Daerah akan Diluncurkan Tahun Depan

    Direktur Penilaian Perusahaan BEI Nyoman Yetna mengatakan, pendapatan emiten mengalami kenaikan sebesar 10% yakni dari Rp1.876 triliun pada kuartal III/2017 menjadi Rp2.061 triliun pada kuartal III/2018.

    Laba bersih total emiten per akhir September mencapai Rp244 triliun, naik sebesar 12% dibandingkan dengan kuartal III/2017 yang senilai Rp218 triliun, dan total aset meningkat 6% dari Rp9.177 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp9.687 triliun pada akhir kuartal III/2018.

    "Sebanyak 405 perusahaan tercatat atau 78% membukukan laba bersih dan 310 perusahaan tercatat atau 58% membukukan kenaikan laba bersih dibandingkan dengan kuartal III/2018," kata dia, Senin 5 November 2018.

    Nyoman menambahkan, terdapat sebanyak 46 perusahaan tercatat yang pada periode 30 September 2017 mencatatkan rugi bersih menjadi laba bersih pada periode yang sama tahun ini. Dengan kata lain, emiten itu berhasil memperbaiki kinerjanya.

    Seluruh sektor membukukan peningkatan pendapatan dan aset, dengan persentase peningkatan pendapatan terbesar dibukukan oleh sektor mining, miscellaneous industry, dan trade-service and investment.

    BEI mencatat persentase peningkatan aset terbesar dibukukan oleh sektor mining, miscellaneous industry, serta property, real estate and building construction.

    Adapun sektor yang membukukan persentase peningkatan laba bersih terbesar adalah basic industry and chemical, miscellaneous industry, serta property, real estate and building construction.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?