Kamis, 15 November 2018

Delapan Hari Berturut-turut, Investor Asing Beli Saham

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Reli aksi beli bersih saham oleh investor asing berlanjut pada hari kedelapan berturut-turut.

    Baca juga: Hari Ini IHSG Ditutup Menguat Tipis Meski Minim Sentimen Positif

    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp922,53 miliar pada perdagangan hari Senin 5 November 2018.

    Investor asing membukukan aksi beli sekitar 792,60 juta lembar saham senilai Rp2,72 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 592,86 juta lembar saham senilai sekitar Rp1,8 triliun.

    Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai Rp6,69 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 7,77 miliar lembar saham.

    Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali meraih momentum penguatannya sekaligus membukukan reli hari kelima berturut-turut pada akhir perdagangan hari ini.

    IHSG ditutup menguat 0,24% atau 14,30 poin di level 5.920,59, level penutupan tertinggi sejak 1 Oktober. Adapun pada perdagangan Jumat (4/11), IHSG berakhir naik lebih dari 1% atau 70,37 poin di posisi 5.906,29.

    Padahal, indeks sempat tergelincir ke level 5.886 setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,19% atau 11,05 poin di level 5.895,24 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif pada kisaran level 5.886,21–5.926,63.

    Dari 612 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 179 saham menguat, 213 saham melemah, dan 220 saham stagnan.

    Sebanyak empat dari sembilan sektor menetap di wilayah positif, dipimpin konsumer (+1,54%) dan aneka industri (+0,79%). Adapun sektor infrastruktur yang melemah 0,66% berakhir di zona merah diikuti empat sektor lainnya sekaligus membatasi kenaikan IHSG.

    Sejumlah saham emiten konsumer yakni PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) yang masing-masing naik 2,89% dan 3,67% pun menjadi pendorong utama terhadap berlanjutnya penguatan IHSG.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.