Rabu, 21 November 2018

Menaker: Korban Lion Air Berstatus Pekerja Berhak atas Pesangon

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah keluarga dan kerabat mengangkat jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Jannatun Cintya Dewi, saat tiba di kediamannya, kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 1 November 2018. Jannatun Cintya Dewi merupakan pegawai Kementerian ESDM yang menjadi salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    Sejumlah keluarga dan kerabat mengangkat jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Jannatun Cintya Dewi, saat tiba di kediamannya, kawasan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 1 November 2018. Jannatun Cintya Dewi merupakan pegawai Kementerian ESDM yang menjadi salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri akan memeriksa status hubungan kerja korban Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat agar mereka mendapatkan hak sebagai pekerja dari perusahaan. "Korban berstatus sebagai pekerja, mereka tentunya mendapatkan hak-haknya seperti pesangon, penghargaan, dan lainnya," kata dia di Pangkalpinang, Sabtu, 3 November 2018.

    BACA: Menteri Hanif Dhakiri Melayat ke Rumah Korban Lion Air JT 601

    Ia mengatakan pengecekan status hubungan kerja korban pesawat itu untuk melihat korban yang memiliki hubungan kerja dan mana yang tidak memiliki hubungan kerja dengan perusahaan tertentu. "Kami siap membantu ahli waris mengurus hak-hak korban yang harus diberikan oleh perusahaan tempat korban bekerja," ujarnya.

    BACA: Spekulasi Lion Air Jatuh, Ikatan Pilot: Mari Hargai Otoritas KNKT

    Ia menjelaskan setelah pemeriksaan dan mendapatkan data yang akurat, maka Kemenaker akan segera memanggil perusahaan tempat korban bekerja. "Seluruh korban yang bekerja di suatu perusahaan mendapatkan haknya, sesuai perjanjian kontrak kerja," katanya.

    Oleh karena itu, pihaknya akan melihat status kerja korban, apakah mereka sebagai karyawan tetap atau kontrak. "Pada intinya para pekerja korban pesawat Lion Air  ini tetap memiliki hak sesuai status hubungan kerja dengan perusahaan," ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.