Kamis, 15 November 2018

Black Box Lion Air JT 601 Ditemukan, Jokowi: Terima Kasih

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan kotak hitam atau black box pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 berada dalam kotak penyimpanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 1 November 2018. REUTERS/Beawiharta

    Petugas menunjukkan kotak hitam atau black box pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 berada dalam kotak penyimpanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 1 November 2018. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengapresiasi kecepatan penemuan black box atau kotak hitam pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. "Atas kecepatan penemuan black box kemarin saya juga ingin sampaikan terima kasih," kata Presiden Jokowi saat kembali mengunjungi Posko Utama Pencarian pesawat Lion Air di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 2 November 2018.

    BACA: Tugu Insurance Pastikan Bayar Santunan Korban Lion Air JT 610 Rp 1,25 M

    Jokowi pun kemudian memanggil dua personel dari TNI dan satu orang dari BPPT untuk maju bersamanya. Jokowi menyalami mereka dan mengucapkan terima kasih atas upaya keras mereka menemukan kotak hitam. "Sekali lagi terima kasih telah menemukan black box," katanya.

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi berbincang dengan keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, 2 November 2018. TEMPO/Friski Riana

    Presiden pada kesempatan itu menerima laporan secara detail dari Menhub, Kabasarnas, KNKT, BPPT, dan seluruh jajaran TNI/Polri di dalam tenda Basarnas yang berada di lokasi dermaga. "Saya ingin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran di Basarnas, TNI, Polri, Kemenhub, BPPT, KKP, Pertamina yang semuanya sebanyak 859 orang bekerja secara penuh pagi, siang, malam di lapangan, sekali lagi atas nama pemerintah dan masyarakat saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya," katanya.

    BACA: KNKT Gandeng Amerika Serikat Buka Black Box Lion Air JT 610

    Ia sekaligus menyampaikan kepada seluruh jajaran di lapangan untuk terus bekerja keras menemukan yang belum diketemukan. "Karena saya juga mendapat laporan yang digunakan peralatan modern yang bisa mendeteksi dasar laut baik lewat kamera dan scan sonar. Tadi saya dipaparkan di dalam dan kita berharap semoga dari kerja keras di lapangan hasilnya terus bisa kita lihat dan tunggu," katanya.

    Kepala Negara berpesan agar seluruh kemampuan dan teknologi yang ada dikerahkan dalam rangka upaya tersebut. "Saya titip agar menggunakan seluruh kemampuan, teknologi yang ada kerja cepat untuk mencari yang belum ditemukan," katanya.

    Ia juga meminta secara khusus kepada KNKT agar bekerja cepat mencari tahu penyebab kecelakaan sehingga bisa menentukan langkah berikutnya. Hal terpenting, Jokowi menekankan, keselamatan penumpang harus diprioritaskan. "Dan kita harap tak ada lagi kecelakaan semacam ini di masa mendatang," katanya.

    Jokowi berkesempatan pula untuk bertemu dengan salah satu keluarga korban yang hadir di tempat tersebut. "Saya sampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga penumpang semoga arwah korban diberikan tempat baik di sisi Allah SWT," katanya. Setelah menyampaikan sejumlah arahan, Jokowi kemudian kembali ke Istana Kepresidenan Bogor.

    Baca berita tentang Black Box lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.