Selasa, 20 November 2018

Rampung November, Tol Salatiga - Kertasura Bisa untuk Mudik Natal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Salatiga-Kartasura di Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 12 September 2018. Berdasarkan data PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku operator tol tersebut, hingga pekan pertama September 2018, proses pekerjaan fisik jalan tol sepanjang 32 kilometer itu telah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai akhir Oktober mendatang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Salatiga-Kartasura di Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 12 September 2018. Berdasarkan data PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku operator tol tersebut, hingga pekan pertama September 2018, proses pekerjaan fisik jalan tol sepanjang 32 kilometer itu telah mencapai 80 persen dan ditargetkan selesai akhir Oktober mendatang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan ruas tol Salatiga-Kartasura sepanjang 32 kilometer rampung pada November 2018. Ia berharap dengan tol tersebut dapat membantu kelancaran kendaraan saat arus mudik natal 2018 dan tahun baru 2019.

    Baca juga:  Jalan Tol Salatiga-Kartasura Beroperasi Saat Lebaran

    "Insya Allah seluruh Tol Trans Jawa termasuk ruas Salatiga-Kartasura akan kita operasikan sebelum akhir Desember 2018, semua sudah operasional bukan fungsional lagi,” kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 2 November 2018.

    Pada awal penggunaan jalan tol tersebut, pengemudi masih dibebaskan untuk membayar tarif tol itu. Sebab, tarif jalan tol tersebut masih belum ditetapkan.

    Selain ruas Salatiga-Kartasura, kata Basuki, ruas tol Trans Jawa lainnya yang rampung akan mulai dioperasikan secara bertahap hingga akhir Desember 2019. Ruas tol Trans Jawa yang dimaksud adalah Tol Pejagan-Pemalang, Sragen - Ngawi, Batang-Semarang, Salatiga-Kartasura, Pemalang - Batang dan Wilangan-Kertosono.  “Jadwal peresmian dan pengoperasiannya tidak serentak,” kata dia.

    Basuki juga menjelaskan terkait pembangunan Jembatan Kali Kenteng yang menjadi titik kritis pada arus mudik Lebaran 2018 lalu. Progres konstruksinya sudah 95 persen. Saat ini Jembatan Kali Kenteng sedang dalam penyelesaian tahap akhir yaitu pengecoran badan jembatan untuk kemudian dapat dilakukan uji beban.

    “Pada minggu berikutnya diperkirakan sudah bisa dilewati mobil kecil, sambil menunggu umur beton cukup,” ujar dia. Umur beton yang ideal setelah pengecoran adalah 28 hari baru dapat dilakukan uji beban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.