Kecelakaan Pesawat, Warga Masih Percaya Penerbangan Lion Air

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa kondisi pesawat terbang jenis Boeing 737 milik maskapai penerbanganLion Air sebelum terbang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/10/2018). ANTARA FOTO/Aji Styawan

    Petugas memeriksa kondisi pesawat terbang jenis Boeing 737 milik maskapai penerbanganLion Air sebelum terbang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/10/2018). ANTARA FOTO/Aji Styawan

    TEMPO.CO, Bandarlampung -Sejumlah warga Kota Bandarlampung mengatakan bahwa mereka masih percaya menggunakan jasa penerbangan maskapai Lion Air meski pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan nomor penerbangan JT 610 milik maskapai nasional itu jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

    BACA: Kominfo Kembali Temukan Hoax Terkait Black Box Lion Air JT 610

    "Saya masih menggunakan jasa layanan penerbangan Lion Air, meski telah terjadi kecelakaan pesawat," kata Sandy, salah satu karyawati swasta di Bandarlampung, Kamis, 1 November 2018. Ia menyebutkan bahwa sering menggunakan jasa layanan penerbangan Lion Air setiap ingin pulang ke kediaman keluarga di Jakarta.

    Hanya saja, lanjutnya, kendala yang selama ini ditemui selama belasan kali berpergian dengan maskapai Lion Air adalah sering terjadi keterlambatan atau molor dari jadwal penerbangan, yang sebagian akibat faktor cuaca. "Pernah 'delay', itu pun karena faktor cuaca dan memang di area bandara hujan turun sangat deras sekali, tapi selebihnya lancar-lancar saja dan bahkan tepat waktu," tambah Sandy.

    Saat mendengar kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, dia merasa sedih atas korban jiwa yang ada. Namun dia masih menunggu kabar resmi tentang apa sebenarnya faktor penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

    BACA: Berikut Uang Tunggu Untuk Keluarga Korban Lion Air Jatuh

    Lili, warga Bandarlampung lainnya, mengatakan masih tetap menggunakan layanan penerbangan Lion Air, kendati telah terjadi kecelakaan atas pesawat JT 610 milik maskapai tersebut. "Sempat takut sih, tapi saya masih menaruh kepercayaan menggunakan pesawat Lion Air," ujarnya.

    Ia mengaku tetap akan memilih Lion Air sebagai pilihan armada perjalanan udara selama bepergian. "Saya tetap pilih Lion Air, alasannya karena saya butuh dan salah satu maskapai yang tergolong murah ongkosnya," ujarnya.

    Lion Air juga memiliki frekuensi penerbangan yang banyak dan destinasi tujuan yang beragam pula. Hal ini yang membuat tetap memilih maskapai tersebut sebagai pilihan.

    Namun, ia juga tetap berharap bahwa ke depannya akan ada peningkatan kualitas terhadap Lion Air dan maskapai-maskapai penerbangan lainnya di Indonesia, khususnya dalam hal faktor pelayanan dan keselamatan penerbangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.