Pemerintah Garut Minta PT KAI Bangun Jalur Rel Kereta Baru

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Rangkaian Kereta Api

    Ilustrasi Rangkaian Kereta Api

    TEMPO.COGARUT - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk membuat jalur rel baru di Kotanya. Permintaan Helmi ini terkait dengan program pengaktifan kembali kereta api jurusan Cibatu-Garut Kota di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

    BACA:Ulang Tahun PT KAI, Kementerian BUMN: Ini Era Baru Kereta

    "Usulan rel baru itu untuk menghindari konflik dari warga yang menolak rencana tersebut. Saya usulkan itu misalkan di daerah yang sudah padat dibuat jalur baru," kata Helmi Budiman di Garut, Rabu 31 Oktober 2018.

    Dia mengemukakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT KAI sudah merencanakan mengaktifkan kembali jalur rel jurusan Cibatu-Garut Kota untuk menunjang kebutuhan transportasi massal di Garut.

    Menurut dia, program Pemprov itu bagus karena akan mendongkrak berbagai potensi daerah termasuk perekonomian di Garut. "Program itu dapat mendorong perekonomian di Garut," kata Helmi.

    Namun, upaya mewujudkan program itu, perlu mempertimbangkan masyarakat yang terdampak, terutama yang tinggal di tanah milik PT KAI atau sekitar rel kereta.

    Menurut dia, khusus di jalur kereta yang sudah padat penduduk sebaiknya tidak dibuka, pihak PT KAI dapat mencari lahan lain untuk membuka jalur baru kereta.

    "Di jalur-jalur padat bikin jalur baru dan kami lebih setuju, dan akan memperkecil konflik, mudah-mudahan bisa seperti itu," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.