Anak Buah Menteri Siti Nurbaya Jadi Korban Pesawat Lion Air Jatuh

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi pesawat Lion Air yang tergelincir di landasan pacu Bandara Djalaludin, di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, 29 April 2018 malam. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 892 tergelincir dan keluar landas pacu sesaat setelah mendarat ketika hujan deras, dan 174 penumpang dan tujuh kru selamat pada kejadian tersebut. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

    Kondisi pesawat Lion Air yang tergelincir di landasan pacu Bandara Djalaludin, di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, 29 April 2018 malam. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 892 tergelincir dan keluar landas pacu sesaat setelah mendarat ketika hujan deras, dan 174 penumpang dan tujuh kru selamat pada kejadian tersebut. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK Siti Nurbaya Abubakar menyatakan berduka cita atas jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Salah satu korban pesawat adalah pejabat di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup.

    Baca: Lion Air Jatuh, Menhub Budi Karya Duga Ini Penyebabnya

    Melalui akun twitternya @SitiNurbayaLHK, Menteri Siti Nurbaya Abubakar menyatakan berduka cita. "Turut berdukacita atas kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610. Saya baru saja mendapat kabar, Ir. Ubaidillah Salabi, MP. berada dalam pesawat tersebut,'' tulis Siti, Senin, 29 Oktober 2018.

    Ubaidillah merupakan Kepala Sub Direktorat Inventarisasi Hutan pada Direktorat Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan. Direktorat ini berada di bawah Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK,

    Siti Nurbaya berharap proses evakuasi yang sedang dilakukan tim berlangsung lancar. ''Mohon doanya, semoga seluruh proses evakuasi oleh tim berjalan lancar. Saya masih berharap menunggu kabar baik,'' tulis Siti.

    Sebelumnya, pesawat buatan Boeing dengan tipe 737-8 Max milik operator Lion Air dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Banten, menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkalpinang dilaporkan telah hilang kontak pada pagi hari ini sekitar pukul 06.33 WIB.

    Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sindu Rahayu, menjelaskan, pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Pesawat Lion Air berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?