Kamis, 15 November 2018

Rayakan Hari Oeang, Sri Mulyani Menari K-Pop

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sri Mulyani (tengah), berbincang dengan anak-anak di sebuah posko pengungsian korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 24 Oktober 2018. Sejumlah fasilitas Satuan kerja Kementerian Keuangan mengalami kerusakan akibat gempa Donggala dan tsunami Palu. ANTARA/Mohamad Hamzah

    Menteri Sri Mulyani (tengah), berbincang dengan anak-anak di sebuah posko pengungsian korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, 24 Oktober 2018. Sejumlah fasilitas Satuan kerja Kementerian Keuangan mengalami kerusakan akibat gempa Donggala dan tsunami Palu. ANTARA/Mohamad Hamzah

    TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, merayakan Hari Oeang atau ulang tahun Kemenkeu yang ke-72. Dalam unggahan di akun Instagram @smidrawati, Sri Mulyani menuturkan aktifitasnya bersama keluarga besar Kementerian Keuangan.

    BACA: Tekan CAD, Sri Mulyani Tarik Valas ke Dalam Negeri

    "Bersama keluarga kita senam dan menari poco-poco dan dendang Maumere di lapangan Banteng, lomba memasak, anak-anak melukis dan bermain, menyanyi bersama, dan penampilan pimpinan menari Suju K-Pop," tulis Sri Mulyani dalam keterangan foto di Isnragram-nya, Sabtu, 27 Oktober 2018.

    Saat melakukan tarian K-Pop, Sri Mulyani menggenakan kemeja flanel kotak-kotak berwarna merah dan biru yang dikombinasikan dengan kaus hitam dan celana training berwarna abu-abu. Tak lupa topi putih yang digunakan terbalik, yang menjadikan penampilan Sri Mulyani begitu milenial.

    BACA: Kisah Menteri Sri Mulyani Saat Mengajar Murid SDN Kenari 07

    Sri Mulyani, juga mencoba kegiatan panah. Mengenakan kaus biru, dan perlengkapan memanah, dia mencoba olahraga tersebut di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Selain bersenang-senang, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana untuk para korban bencana alam di Palu dan Donggala.

    Sri Mulyani juga berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan keluarganya. Alasannya, tanpa pengorbanan dari seluruh jajaran Kementerian Keuangan beserta keluarganya, Kemenkeu idak akan mampu menjalankan tugas sebagai pengelola keuangan negara dengan baik.

    Menurut Sri Mulyani, kebersamaan, inergi dan harmoni, bersatu untuk memperkuat kekompakan menjalankan tugas mengelola keuangan negara."Secara khusus, pada hari ini saya menyampaikan terima kasih saya yang sebesar-besarnya," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.