Rabu, 21 November 2018

Berbagai Kendala Teknis Tes SKD CPNS 2018 Menurut BKN

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengecek komputer jinjing yang akan dipakai untuk tes seleksi kompetesi dasar CPNS serentak di Gedung Serbaguna, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, 26 Oktober 2018. Sebanyak 31.400 pelamar yang lolos dalam tahap administrasi akan mengikuti tes seleksi kompetesi dasar CPNS untuk memenuhi kuota 4.550 PNS, yang dibagai menjadi 277 formasi untuk ditempatkan di Pemerintah Kota Tasikmalaya. ANTARA

    Panitia Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengecek komputer jinjing yang akan dipakai untuk tes seleksi kompetesi dasar CPNS serentak di Gedung Serbaguna, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, 26 Oktober 2018. Sebanyak 31.400 pelamar yang lolos dalam tahap administrasi akan mengikuti tes seleksi kompetesi dasar CPNS untuk memenuhi kuota 4.550 PNS, yang dibagai menjadi 277 formasi untuk ditempatkan di Pemerintah Kota Tasikmalaya. ANTARA

    Jakarta - Penyelenggaraan hari pertama tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD bagi para pendaftar CPNS 2018 mengalami berbagai kendala teknis. Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara atau BKN, Mohammad Ridwan mengatakan kendala teknis yang dialami bermacam-macam mulai dari kerusakan komputer hingga kendala di jaringan komputer.

    Baca juga: BKN: 36 Instansi Belum Umumkan Seleksi Administrasi CPNS 2018

    "Pada penyelenggaraan hari pertama ini, kendala teknis memang ada. Misalnya ada komputer yang enggak semua bisa dipakai, ada mouse yang macet, pembebanan listrik berlebih hingga soal jaringan client atau LAN lokal yang bermasalah," kata Ridwan ketika dihubungi Tempo, Jumat, 26 Oktober 2018.

    Mulai 26 Oktober 2018 ini, BKN secara serentak mengelar seleksi tahap selanjutnya bagi para pelamar CPNS 2018. Adapun pada tes tahap ini BKN mengelar tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD yang menggunakan model tes berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). BKN menjadwalkan keseluruhan tahapan tes ini bakal digelar mulai 26 Oktober 2018 hingga 17 November 2018.

    Ridwan mencontohkan beberapa kendala itu terjadi di beberapa lokasi seperti di Medan, Sumatera Utara, dan di Ungaran, Jawa Tengah. Sedangkan di beberapa lokasi lain seperti di Jawa Timur, Palangka Raya, Banjarmasin, dan Manado diselenggarakan dengan lancar.

    Ridwan mengatakan, BKN akan memastikan hak-hak bagi para peserta yang sempat mengalami kendala akibat kesalahan teknis ini tidak berkurang. Misalnya memindah jadwal tes bagi peserta. BKN juga, kata dia, bakal menambah jumlah sesi tes untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa di hari berikutnya.

    "Nanti kompensasinya bagaimana akan diatur sebaik-baiknya yang pasti hak untuk ikut tes tidak berkurang," kata Ridwan.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DIY Agus Supriyanto sebelumnya menjelaskan kendala tes CPNS 2018 kali ini adalah perangkat laptop bagi peserta tidak sesuai dengan yang diharapkan dan jumlahnya pun kurang. Dari 650 unit yang dibutuhkan hanya tersedia 240 unit.

    Selain kurangnya jumlah laptop, kendala yang dihadapi adalah jaringan untuk menyambungkan tes di Yogyakarta dengan pusat tidak terkoneksi. Hal ini diduga karena waktu persiapan dalam menata perangkat mepet.

    “Laptop baru datang sekitar jam 03.10 WIB pagi, jaringan (internet) pun belum terkoneksi dengan pusat. Tes seleksi CPNS hari ini di Yogya terpaksa batal, mundur,” ujar Agus soal tes SKD CPNS 2018.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.