Bank BJB Ikut Stop Kredit untuk Proyek Meikarta

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja beraktivitas di kawasan proyek pembangunan Apartemen Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa, 16 Oktober 2018. KPK telah menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka. ANTARA/Risky Andrianto

    Pekerja beraktivitas di kawasan proyek pembangunan Apartemen Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa, 16 Oktober 2018. KPK telah menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan banknya memutuskan menyetop kredit pemilikan apartemen atau KPA untuk proyek properti Meikarta. “Kami pasti menunggu, kami tutup,” kata dia di Bandung, Kamis 25 Oktober 2018.

    BACA: Bank Muamalat Stop Biayai Meikarta Sejak Izin Kisruh di 2017

    Menurut Irfan, hingga saat ini belum ada penyaluran kredit pemilikan apartemen untuk proyek Meikarta dari Bank BJB. “Sepanjang ini belum ada,” kata dia.

    Sebelum BJB, sejumlah bank sudah memutuskan pembiayaan kredit ke apartemen Meikarta setelah proyek milik Lippo Group itu tersandung masalah hukum. Direktur Bisnis Ritel PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Purnomo B. Soetadi mengatakan Bank Mualamat sudah tidak berpartisipasi dalam pembiayaan proyek Meikarta. Hal tersebut terjadi saat mencuat berita Meikarta mengenai proses perizinan dan pembangunan di pertengahan tahun 2017 yang belum selesai.

    "Sehubungan dengan berita Meikarta mengenai proses perizinan dan pembangunan di pertengahan tahun 2017 yang belum selesai, maka mulai pada saat itu, Bank Muamalat sudah tidak lagi berpartisipasi dalam pembiayaan proyek Meikarta," kata Purnomo saat dihubungi, Rabu, 24 Oktober 2018.

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga memutuskan menghentikan penyaluran KPA baru di proyek Meikarta. Keputusan itu diambil setelah proyek yang digarap Lippo Group itu tersandung kasus dugaan suap perizinan.

    Direktur Ritel Banking BNI, Tambok P.S. Simanjuntak, mengatakan penghentian penyaluran kredit untuk Meikarta akan berlangsung sampai ada kepastian hukum. “Kami memutuskan menyetop KPA bagi nasabah baru sampai proses hukumnya selesai,” kata dia, akhir pekan lalu. “Atau paling tidak ada titik terangnya ke mana.”

    Sementara empat bank yang diklaim Lippo terlibat pembiayaan kredit Meikarta mengaku belum pernah berpartisipasi dalam proyek ini. “Sejauh ini kami belum punya exposure ke Meikarta,” ujar Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Budi Satria.

    Begitu juga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. “Kami belum ada kerja sama pembiayaan ke Meikarta,” ucap Direktur Ritel Banking Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang. Sedangkan Direktur Konsumer BRI, Handayani, mengatakan, “Tidak memiliki kerja sama dengan Meikarta.”

    Pada Maret 2018, situs resmi Lippo Karawaci, anak perusahaan dari Lippo Group, melansir 12 bank yang diklaim bekerja sama dalam pembiayaan KPA Meikarta. Bank tersebut di antaranya yaitu BNI, BTN, CIMB Niaga, Bank Mandiri, dan BRI. Namun penelusuran Tempo menemukan bahwa sejumlah bank yang disebutkan tidak lagi bekerja sama.

    AHMAD FIKRI I HENDARTYO HANGGI I ADI WARSONO I GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.