Rabu, 21 November 2018

Bank Mandiri Kalahkan Facebook, Perusahaan Terbaik versi Forbes

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Mandiri Cetak Laba Rp 5,9 Triliun di Triwulan I  2018

    Bank Mandiri Cetak Laba Rp 5,9 Triliun di Triwulan I 2018

    TEMPO.CO, Jakarta -Bank Mandiri berada di peringkat ke-11 dari 500 perusahaan terbaik dunia dari sisi lingkungan kerja atau "The World Best Employers 2018" versi majalah Forbes. Dalam laman resmi Forbes, Mandiri menjadi wakil Indonesia di peringkat tertinggi dari analisis majalah itu, disusul lima perusahaan Indonesia lainnya yang masuk dalam jajaran 500 perusahaan terbaik.

    Baca: 7 Pengusaha Uni Emirat Arab Orang Terkaya versi Forbes

    Lima perusahaan Indonesia lainnya yang masuk dalam 500 perusahaan terbaik dunia yaitu PT Bank Central Asia Tbk di peringkat ke-32, PT Gudang Garam di posisi ke-109. Berikutnya adalah PT Telekomunikasi Indonesia di peringkat 112, PT Bank Negara Indonesia posisi 157, dan Bank Rakyat Indonesia ranking ke-186.

    Sementara, peringkat pertama dari kategori tersebut ditempati perusahaan asal AS, Alphabet yang merupakan induk dari Google. Kemudian, perusahaan yang masuk peringkat kedua adalah Microsoft, disusul Apple, Walt Disney, dan Amazon di peringkat ketiga sampai kelima.

    Forbes merilis daftar ini bersama Statista yang melakukan analisis dari 430.000 perusahaan global. Bank Mandiri mengalahkan sejumlah perusahaan papan atas lainnya seperti Mastercard (21), Ferrari (36), Facebook (45), Nike (49), Adidas (62), Starbucks (63) dan Visa (71).

    Berikut 20 besar World's Best Employers versi Forbes : 1. Alphabet (AS) 2. Microsoft (AS) 3. Apple (AS) 4. Walt Disney (AS) 5. Amazon.com (AS) 6. CNOOC (Hong Kong) 7. Daimler (Jerman) 8. Kasikornbank (Thailand) 9. Celgene (AS) 10. BMW Group (Jerman) 11. Bank Mandiri (Indonesia) 12. Japan Exchange Group (Jepang) 13. MGM Resorts (AS) 14. China Petroleum Engineering (China) 15. Siemens (Jerman) 16. Volkswagen Group (Jerman) 17. IBM (AS) 18. Salesforce.com (AS) 19. Vicnity Centres (Australia) 20. Siam Commercial Bank (Thailand) .

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.