Bank Muamalat Stop Biayai Meikarta Sejak Izin Kisruh di 2017

Foto aerial pembangunan gedung-gedung apartemen di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa, 16 Oktober 2018. KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dengan suap Meikarta di Kabupaten Bekasi dan Surabaya. ANTARA/Hafidz Mubarak A/wsj

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Bisnis Ritel PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Purnomo B. Soetadi mengatakan Bank Mualamat sudah tidak berpartisipasi dalam pembiayaan proyek Meikarta. Hal tersebut terjadi saat mencuat berita Meikarta mengenai proses perizinan dan pembangunan di pertengahan tahun 2017 yang belum selesai.

"Sehubungan dengan berita Meikarta mengenai proses perizinan dan pembangunan di pertengahan tahun 2017 yang belum selesai, maka mulai pada saat itu, Bank Muamalat sudah tidak lagi berpartisipasi dalam pembiayaan proyek Meikarta," kata Purnomo saat dihubungi, Rabu, 24 Oktober 2018.

Purnomo mengatakan pada saat pembukaan Meikarta di awal, Bank Muamalat bersama Bank-Bank lain merupakan salah satu Bank yang ikut serta dalam pembiayaan kredit kepemilikan apartemen (KPA) di proyek Meikarta.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Boedi Armanto, sebelumnya mengatakan bank harus berhati-hati dalam menyikapi kasus semacam Meikarta. Proyek Meikarta yang digarap Lippo Group tersandung kasus dugaan suap perizinan.

“Bank hanya memberikan kredit kalau semua persyaratan, termasuk izin, sudah terpenuhi,” ujarnya, Ahad, 21 Oktober 2018.

Pada Maret lalu, Meikarta mengklaim telah bekerja sama dengan 12 bank untuk pembiayaan KPA. Namun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memutuskan menghentikan penyaluran kredit kepemilikan apartemen (KPA) baru di proyek Meikarta.

Menurut Boedi, kehati-hatian bank dalam menyalurkan kredit merupakan bagian dari manajemen risiko kredit. Dalam penyaluran kredit, kata dia, perbankan juga harus memperhatikan kepastian hukum.

Direktur Ritel Banking BNI, Tambok P.S. Simanjuntak, mengatakan penghentian penyaluran kredit untuk Meikarta akan berlangsung sampai ada kepastian hukum. “Kami memutuskan menyetop KPA bagi nasabah baru sampai proses hukumnya selesai,” kata dia, akhir pekan lalu. “Atau paling tidak ada titik terangnya ke mana.”

BNI juga akan mengevaluasi kredit yang sudah telanjur dikucurkan kepada pembeli properti di Meikarta. “Tim legal kami akan me-review, mengurus bagaimana penyelesaiannya,” ucapnya. Menurut Tambok, BNI memiliki 200 debitor KPA poryek Meikarta senilai total Rp 50 miliar.

HENDARTYO HANGGI I EGI ADYATAMA






Terkini: Warga Serbu Diskon 45 Persen dari Holland Bakery, Bos BCA Wanti-wanti Nyawa Kedua

6 hari lalu

Terkini: Warga Serbu Diskon 45 Persen dari Holland Bakery, Bos BCA Wanti-wanti Nyawa Kedua

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga siang ini dimulai dari serba-serbi soal promo diskon 45 persen dari Holland Bakery.


7 Tempat Wisata di Sekitar Meikarta, Ada Pantai Tersembunyi Lho!

6 hari lalu

7 Tempat Wisata di Sekitar Meikarta, Ada Pantai Tersembunyi Lho!

ada sejumlah tempat wisata di sekitar Meikarta yang menarik untuk dikunjungi, diantaranya Central Park Meikarta, Waterboom Cikarang hingga Pantai Tanjung Pakis


Cerita Lain dari Konsumen Meikarta: Berniat Investasi Malah Diadili

6 hari lalu

Cerita Lain dari Konsumen Meikarta: Berniat Investasi Malah Diadili

Salah satu konsumen Meikarta, Rosliani mengaku tertarik membeli hunian yang dikembangkan oleh anak usaha Lippo Cikarang itu karena termakan rayuan hunian strategis.


Konsumen Meikarta Pernah Diminta Titip Jual hingga Relokasi

6 hari lalu

Konsumen Meikarta Pernah Diminta Titip Jual hingga Relokasi

Konsumen Meikarta, Rosliani mengaku pernah diajak bermediasi dengan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) soal kelalaian pengembang dalam memberikan haknya kepad konsumen.


Cerita Konsumen Meikarta: Sudah Lunas Tapi Digugat, Kan Tidak Wanprestasi

7 hari lalu

Cerita Konsumen Meikarta: Sudah Lunas Tapi Digugat, Kan Tidak Wanprestasi

Salah seorang konsumen apartemen Meikarta mengaku kaget dengan sikap yang dilakukan oleh PT Mahkota Sentosa Utama (MSU).


Konsumen Meikarta: Unit Belum di Tangan, Gugatan Tiba Duluan

7 hari lalu

Konsumen Meikarta: Unit Belum di Tangan, Gugatan Tiba Duluan

Sebanyak 18 konsumen Meikarta digugat secara perdata oleh PT MSU Rp 56 miliar karena dianggap melakukan perbuatan melawan hukum.


Terpopuler: Profil Mochtar Riady Pemilik Meikarta, YLKI Tanggapi Bos BCA Tolak Ganti Duit Rp 320 Juta

7 hari lalu

Terpopuler: Profil Mochtar Riady Pemilik Meikarta, YLKI Tanggapi Bos BCA Tolak Ganti Duit Rp 320 Juta

Berita terpopuler bisnis pada Kamis, 26 Januari 2023 dimulai dari rekam jejak Mochtar Riady, pemilik Meikarta yang menggugat konsumen Rp 56 miliar.


Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

8 hari lalu

Mengingat Kembali Janji Manis Hunian yang Ditawarkan Meikarta, Apa Saja?

Sebanyak 18 konsumen Meikarta digugat perdata oleh Meikarta usai menuntut haknya. Apa saja janji manis yang sempat ditawarkan Meikarta sebelumnya?


Terkini Bisnis: Kasus Meikarta Merembet Ke Menteri Investasi dan Dirjen Pajak, OJK Paling Banyak Dilaporkan Masyarakat

8 hari lalu

Terkini Bisnis: Kasus Meikarta Merembet Ke Menteri Investasi dan Dirjen Pajak, OJK Paling Banyak Dilaporkan Masyarakat

Berita bisnis yang paling banyak dibaca pada Kamis sore, 26 Januari 2023. Mulai dari kasus Meikarta hingga OJK


Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

8 hari lalu

Rekam Jejak Mochtar Riady, Pemilik Meikarta yang Gugat Konsumen Rp 56 Miliar

Kasus Meikarta ramai diperbincangkan publik usai pengembang apartemen itu, PT MSU, menggugat 18 konsumennya. Siapa konglomerat di belakang MSU?