Puisi di Antara Pengumuman CPNS oleh BKN Ini Hebohkan Netizen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akun twitter resmi Badan Kepegawaian Negara, @BKNgoid, yang menyelipkan potongan puisi di antara cuitan-cuitan soal pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS pada Senin, 22 Oktober 2018. (sumber: Twitter)

    Akun twitter resmi Badan Kepegawaian Negara, @BKNgoid, yang menyelipkan potongan puisi di antara cuitan-cuitan soal pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS pada Senin, 22 Oktober 2018. (sumber: Twitter)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak melulu hal formal dicuitkan oleh akun resmi instansi pemerintah. Simak saja cuitan akun twitter resmi Badan Kepegawaian Negara, @BKNgoid, yang menyelipkan potongan puisi di antara cuitan-cuitan soal pengumuman hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun pengadaan 2018.

    Baca: 40 Persen Pendaftar CPNS Yogyakarta Gagal Seleksi Administrasi

    @BKNgoid mencuitkan potongan puisi karya pujangga kesohor, Sapardi Djoko Damono, berjudul 'Aku Ingin' di tengah tumpukan cuitan pengumuman CPNS 2018. "#SobatBKN, Aku ingin mencintaimu dg sederhana; dg kata yg tak sempat diucapkan kayu kpd api yg menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dg sederhana; dg isyarat yang tak sempat disampaikan awan kpd hujan yg menjadikannya tiada. Mimin & Om SJD," cuit akun tersebut, Senin, 22 Oktober 2018.

    Sapardi adalah pujangga kelahiran Surakarta 76 tahun silam. Selain 'Aku Ingin', berbagai puisi populer karyanya, antara lain adalah 'Hujan Bhttps://bisnis.tempo.co/read/1138831/hasil-seleksi-cpns-diumumkan-akun-twitter-bkn-diserbu-netizenulan Juni', 'Pada Suatu Hari nanti', 'Akulah si Telaga', dan 'Berjalan ke Barat di Waktu Pagi hari'. Selain menulis puisi, Sapardi juga menulis cerita pendek, esai, hingga sejulah kolom di surat kabar.

    Unggahan bait puisi Sapardi di akun @BKNgoid tersebut lantas berkembang viral karena disebarluaskan oleh para netizen. Sejak diunggah pada Senin lalu, saat ini sebanyak 1.164 netizen me-retweet dan 2.345 netizen yang menyukai cuitan tersebut. Cuitan itu juga mendapat 677 komentar. 

    Kebanyakan warganet membalas cuitan BKN itu dengan kalimat yang tidak kalah puitisnya dengan puisi Sapardi. Misalnya saja @faizahafriani yang berkomentar, "Rindu adalah alarm paling menyakitkan. Berdering setiap waktu dan tak bisa dimatikan."

    Akun @hanifaRahma_ malah membalas cuitan BKN dengan potongan puisi Sapardi yang sedikit dimodifikasi. "Aku ingin mencintaimu dg sederhana; dg twit yg tak sempat dikirimkan aku kpd mimin yg menjadikannya draf. Aku ingin mencintaimu dg sederhana; dg huruf yg tak sempat diketikkan aku kpd Om SJD yg menjadikannya tiada. Aku," kata dia.

    Adapun @RETIAKARTIKAD malah mempertanyakan polah tingkah akun BKN yang mencuitkan potongan puisi itu. "Kesambet opo to, Min? Wkwkwk aku juga mencintaimu, jika kau meloloskanku jd PNS. (Cinta kok pamrih)."

    Baca: Hasil Seleksi CPNS Diumumkan, Akun Twitter BKN Diserbu Netizen

    Badan Kepegawaian Negara atau BKN telah menjadwalkan pengumuman seleksi administrasi CPNS akan dilakukan mulai Ahad, 21 Oktober 2018. Bagi para pendaftar yang ingin mengetahui posisinya apakah lolos atau tidak dipersilakan untuk langsung melakukan login pada situs sscndaftar.bkn.go.id


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.