4 Tahun Jokowi, Staf Khusus Jokowi Ungkap Capaian Bidang Maritim

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kanan), Mensesneg Pratikno (ketiga kanan), dan Kepala Staf Presiden Moeldoko menerima pimpinan BPK di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018. IHPS I Tahun 2018 merupakan ikhtisar dari 700 laporan hasil pemeriksaan. TEMPO/Subekti

    Presiden Jokowi (tengah) bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kanan), Mensesneg Pratikno (ketiga kanan), dan Kepala Staf Presiden Moeldoko menerima pimpinan BPK di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2018. IHPS I Tahun 2018 merupakan ikhtisar dari 700 laporan hasil pemeriksaan. TEMPO/Subekti

    Jakarta - Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika membagikan konten berisi capaian kerja pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla atau 4 tahun Jokowi-JK melalui akun Twitternya @AhmadErani. Capaian kerja tertuang dalam laman presidenri.go.id dan disebarkan Erani pada Sabtu, 20 Oktober 2018, atau tepat empat tahun sejak Jokowi-Kalla dilantik pada 20 Oktober 2014.

    Baca juga: 4 Tahun Jokowi, Sandiaga: 65 Persen Warga Terbebani Harga Sembako

    "Bagi yang ingin membaca dan mempelajari capaian 4 tahun pemerintah (juga kritik) secara saksama, sila kunjungi: presidenri.go.id/kerjakita," tulis Erani.

    Dalam laman ini, dicantumkan sejumlah kebijakan dan capaian Jokowi dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari bidang pengembangan sumber ekonomi baru hingga ekonomi maritim.

    Pertama di bidang Ekonomi Maritim. Dalam laman itu, disebutkan bahwa pemerintah Jokowi-JK telah meningkatkan jumlah trayek kapal perintis dari 84 trayek pada 2015 menjadi 103 trayek hingga 2017. Targetnya, 10 trayek lagi akan bertambah hingga akhir 2018 sehingga totalnya menjadi 113 trayek.

    Sementara, trayek tol laut hingga tahun 2017 sudah mencapai 13 trayek dari semula 3 trayek pada 2015. Pada 26 September 2018, Kepala Seksi Pelayaran Rakyat Sub Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut, Hasan Sadili, mengatakan trayek yang baru akan mulai dioperasikan pada awal Oktober 2018 ini. "Setelah penetapan, kini ada 18 trayek dari 15 yang sebelumnya," ujar Hasan pada Tempo.

    Walau meningkat, tingkat keterisian tol laut masih rendah karena minimnya muatan yang kembali dari wilayah timur Indonesia. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, Harry Boediarto, mengatakan load factor kapal milik perseroan yang mengelola enam trayek tol laut ini, hanya sebesar 40 persen selama lima bulan terakhir. "Artinya, masyarakat atau pedagang belum maksimal mendistribusikan barang di jalur yang ada," kata Harry, dikutip dari Koran Tempo edisi 1 Juli 2018.

    Selanjutnya ada juga pemanfaatan Bank Mikro Nelayan yang sudah dinikmati 9.535 nelayan di 108 kabupaten kota seluruh Indonesia. Lalu penyediaan konverter kit BBM ke LPG untuk nelayan yang sudah mencapai 22.554 unit hingga akhir 2017 dari target 25.000 hingga 2018.

    Kedua, laman ini juga menyampaikan capaian kerja 4 tahun Jokowi di bidang pemajuan budaya maritim. Salah satu yang ditampilkan adalah pertumbuhan jumlah konsumsi ikan dari 38,14 kilogram per kapita per tahun pada 2014 menjadi 46,49 kg pada 2017. Jumlah ini masih kurang dari target di akhir 2018 yang mencapai 50,8 kg.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.