Selasa, 20 November 2018

OJK: Penyaluran Pinjaman Lewat Fintech Bisa Tembus Rp 20 Triliun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perbankan dan Fintech Bisa Bersinergi

    Perbankan dan Fintech Bisa Bersinergi

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan jumlah penyaluran pinjaman oleh penyelenggara teknologi finansial atau fintech pada tahun ini mencapai Rp 20 triliun.

    "Kami antisipasi sampai dengan akhir Desember 2018 (penyaluran pinjaman) mencapai Rp 18-20 triliun," kata Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi dalam temu media di Bogor, Jawa Barat, Jumat, 19 Oktober 2018.

    Ia mengatakan bahwa jumlah penyaluran pinjaman oleh penyelenggara fintech telah mencapai Rp11,68 triliun per Agustus 2018. Hendrikus juga mengatakan bahwa jumlah peminjam (borrower) tekfin terus mengalami peningkatan.

    OJK mencatat bahwa pada Agustus 2018 terdapat 1,8 juta peminjam yang memanfaatkan fintech. "Pada akhir tahun ini kami antisipasi terdapat tiga juta 'borrower'," ujar dia.

    OJK hingga saat ini mengawasi 73 penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi atau fintech peer-to-peer lending. Dari jumlah tersebut, satu perusahaan sudah berizin sedangkan 72 sisanya berstatus terdaftar.

    "Dari 72 yang terdaftar tersebut, terdapat 17 di antara mereka yang mengajukan proses perizinan. Status terdaftar dan berizin ini kewenangan untuk beroperasinya tetap sama," kata Hendrikus.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.