BI: Pertamax Naik, Inflasi Pekan Ketiga Oktober 0,12 Persen

Kiri-kanan, Deputi Gubenur Sugeng, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Rosmaya Hadi sebelum mengelar press briefing mengenai inflasi bulan Juni 2018, di Gedung Bank Indonesia, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Dias Prasongko

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia atau BI mencatat berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) hingga pekan ketiga bulan Oktober 2018 tercatat terjadi inflasi sebesar 0,12 persen.

Baca: Jokowi: Percuma Ekonomi Tumbuh tapi Inflasi Tinggi

"Inflasi pada pekan ketiga hasil dari survei yang dilakukan BI, kami perkirakan sekitar 0,12 persen secara month to month. Jadi kalau untuk year on year sekitar 3 persen," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo ditemui usai melakukan salat Jumat di, Kompleks Bank Indonesia, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Oktober 2018.

Hal ini, kata Perry, menunjukkan bahwa inflasi tetap rendah dan terkendali. Kondisi demikian, mengkonfirmasi bahwa di akhir tahun ini inflasi akan berada di bawah 3,5 persen.

Perry melanjutkan semua komponen inflasi tercatat tetap rendah. Hal ini dilihat dari tiga komponen yakni, inflasi inti, administered price dan juga kelompok harga pangan.

Menurut Perry, inflasi yang mencapai 0,12 persen tersebut didorong oleh harga BBM minyak non subsidi, atau Pertamax yang menyumbang 0,02 persen terhadap inflasi. Selain itu, inflasi juga disumbang oleh cabai merah.

"Sementara komponen lain, untuk bawang merah, daging ayam ras itu masih deflasi," kata Perry.






Analis: Pasar Keuangan yang Gelisah Mendorong Dolar AS ke Puncak

9 jam lalu

Analis: Pasar Keuangan yang Gelisah Mendorong Dolar AS ke Puncak

Pasar keuangan yang gelisah mendorong dolar ke puncak baru dua dekade, karena kenaikan suku bunga global memicu kekhawatiran resesi.


Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

10 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

12 jam lalu

Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

Untuk menjaga aliran dana atau cashflow saat resesi terjadi, Aidil mewanti-wanti masyarakat untuk menekan konsumsinya.


Luhut Bilang Pakar Ekonomi AS Puji Perekonomian Indonesia: Akibat Leadership Jokowi

19 jam lalu

Luhut Bilang Pakar Ekonomi AS Puji Perekonomian Indonesia: Akibat Leadership Jokowi

Saat berkunjung ke Amerika Serikat, Menteri Luhut bercerita banyak pakar ekonomi yang memberikan apresiasi terhadap kondisi ekonomi Indonesia.


Omzet Penjualan Pasar Murah Kota Bandung Rp 408 Juta, Elpiji 3 Kg Dijual Rp 16 Ribu

1 hari lalu

Omzet Penjualan Pasar Murah Kota Bandung Rp 408 Juta, Elpiji 3 Kg Dijual Rp 16 Ribu

Angka penjualan selama pasar murah di 12 titik dan 4 hari di Kota Bandung mencapai Rp 408 juta. Elpiji 3 kilogram juga ikut dijual.


Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

2 hari lalu

Sri Mulyani Beri Sinyal Ancaman Resesi Global pada 2023 Akibat Kenaikan Suku Bunga

Sri Mulyani mengatakan kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia secara bersamaan berpotensi menimbulkan resesi.


Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

2 hari lalu

Sri Mulyani Beri Hadiah Rp 10 Miliar ke Daerah yang Berhasil Tekan Inflasi Signifikan

Sri Mulyani mengatakan ada juga 15 kota yang mendapat DID atas kerja keras melawan inflasi.


APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

2 hari lalu

APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

Sri Mulyani menjelaskan, surplus ini disebabkan pendapatan negara yang mencapai Rp 1.764,4 triliun atau naik 49,8 persen.


Harga Kimchi Naik Dampak Perubahan Cuaca

2 hari lalu

Harga Kimchi Naik Dampak Perubahan Cuaca

Harga kimchi di Korea Selatan dampak dari gelombang panas yang ekstrim dan intensitas hujan hingga menyebabkan banjir yang menyapu pertanian kol.


Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik untuk Tahan Inflasi, Ini Kata Operator

2 hari lalu

Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Naik untuk Tahan Inflasi, Ini Kata Operator

Ekonom menilai pemerintah memiliki pertimbangan besar untuk menaikkan tarif angkutan penyeberangan karena ingin menahan laju inflasi.