Sindir Sandiaga, Susi: Literatur Banyak, Tinggal Mau Belajar

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (kedua kanan) mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 5 April 2017. Rapat ini juga membahas penindakan pelanggaran penyelundupan benih Lobster. ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Kekesalan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Sandiaga Uno belum reda. Hari ini Susi masih merespons tanggapan dari para netizen  yang pro maupun kontra akan ucapannya yang menyentil calon wakil presiden itu terkait perizinan penangkapan ikan.

Baca: Disenggol Sandiaga, Susi Pudjiastuti Sindir Kasus Ratna Sarumpaet

Awalnya pada hari Rabu, 17 Oktober 2018 sekitar 20 jam yang lalu Susi Pudjiastuti melalui akun Twitter resminya @susipudjiastuti berkomentar sambil melampirkan link berita tentang kekesalanya atas Sandiaga Uno yang mengatasnamakan nelayan mengeluhkan perizinan penangkapan ikan. Susi menyebutkan, "Makanya, apa saya bilang!"

Selang beberapa waktu kemudian netizen bernama Virna P Setyorini menjawab cuitan Susi tersebut. Virna menilai Menteri Susi juga harus memberitahu Sandiaga Uno perihal penangkapan ilegal di Indonesia. "Pak @sandiuno hrs dikasih tahu jg soal kondisi Illegal, Unreported, Unregulated (IUU) Fishing di Indonesia, Bu Susi," ujarnya melalui akun @virna_ps, Kamis, 18 Oktober 2018. 

Cuitan Virna itu langsung ditanggapi oleh Susi Pudjiastuti. Ia menyatakan sebetulnya sudah banyak literatur yang gampang diakses jika ingin mempelajari soal perizinan penangkapan ikan sehingga tidak gampang terprovokasi dan menjadikannya sebagai komoditas politik. 

"Literatur, articles di medsos, google, youtube ttg ilegal fising / IUUF mudah didapat, tinggal kita mau apa tidak untuk mau tahu & mengerti, membaca, pelajari mendalam. Itulah yg namanya pengetahuan yg memimpin hidup kita," ujar Susi melalui cuitan di Twitter.

Cuitan Susi itu hingga kini mendapat klik like oleh 402 pengguna Twitter dan di-retweet sebanyak 156 kali. Pernyataan Susi juga ditanggapai oleh 33 netizen. Salah satunya adalah Ronggo Sutrasno yang membandingkan intelektualitas Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno. "Ibu Susi yg cuma jebolan klas 2 SMA Teladan Jogja koq lebih keren d/p @sandiuno yg lulusan amrik ya?" 

Hal senada disampaikan oleh Wisnu Denny Gunawan. "Jangan terpancing bu, itu sudah strateginya dia, politik dapur, keluarkan statement2 kontroversi, bukannya adu program," ujarnya seperti dikutip dari cuitan @denny_GST.

Ada juga Zulfan Prakarsa melalui akun @zulfanp1 yang meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadikan tudingan Sandiaga Uno sebagai upaya memperbaiki internal. "Cuma saran y,Bu Susi.. Bgmana jka KKP lebih aktif mnsosialisasikan UU Perikanan kpda para Nelayan. Misalnya lewat iklan tv.Agar Nelayan kita lbih mngerti & mmahami UU tst. Tentunya disertai pengetahuan bgmana mnjaga laut agar potensi laut kita bertambah. Doa & hormatku bt Bu Susi," ujarnya.

Menteri Susi Pudjiastuti sebelumnya geram dengan tudingan Sandiaga Uno bahwa pihaknya mempersulit perizinan penangkapan ikan di Indramayu. "Saya marah, dan ini sudah diingatkan. Jangan bawa ekonomi perikanan ke politik," ujar Susi di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu, 17 Oktober 2018.

Susi menjelaskan, kelompok yang disebut nelayan ialah orang-orang yang memiliki kapal berukuran di bawah 10 gross tonnage (GT). Susi mengatakan sudah membebaskan nelayan tersebut dari segala perizinan.

Baca: Geram dengan Sandiaga, Susi Pudjiastuti: Jangan Asal Omong

Menanggapi tudingan Sandiaga itu, Susi Pudjiastuti menyatakan perizinan kapal diberlakukan untuk kapal berukuran 10-30 GT. Kemudian izin tersebut dikeluarkan pemerintah daerah setempat, bukan kementeriannya. Perizinan yang dikeluarkan Kementerian diperuntukkan bagi kapal-kapal besar berukuran di atas 100 GT.

CHITRA PARAMAESTI






Kampung Yokiwa dan Kisah Ikan Yowoli yang Hilang

2 jam lalu

Kampung Yokiwa dan Kisah Ikan Yowoli yang Hilang

Selain Yowi, beberapa spesies asli Danau Sentani yang ikut hilang atau punah adalah ikan Kahemoli, Himeng, Kahebey, Khandey, ikan Gergaji, dan Ebeuw/Kura-kura.


Masa Berlaku Paspor 10 Tahun, Sandiaga Minta Masyarakat Tetap Berwisata di Indonesia

2 jam lalu

Masa Berlaku Paspor 10 Tahun, Sandiaga Minta Masyarakat Tetap Berwisata di Indonesia

Mekipun masa berlaku paspor diperpanjang menjadi 10 tahun, Sandiaga Uno mengimbau masyarakat tetap berwisata di dalam negeri.


Sandiaga Uno Sebut 25 Maskapai Internasional Layani Penerbangan ke Bali

3 jam lalu

Sandiaga Uno Sebut 25 Maskapai Internasional Layani Penerbangan ke Bali

Sandiaga Uno, mengatakan 25 maskapai penerbangan internasional kembali membuka penerbangan ke Bali.


Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

9 jam lalu

Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

Sandiaga Uno yakin ancaman resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023 dapat diantisipasi dengan sejumlah upaya penguatan UMKM.


Soal Tragedi Kanjuruhan, Sandiaga Uno: Harus Jadi Pelajaran dalam Mengelola Event

22 jam lalu

Soal Tragedi Kanjuruhan, Sandiaga Uno: Harus Jadi Pelajaran dalam Mengelola Event

Sandiaga Uno mengatakan tragedi Kanjuruhan harus menjadi pelajaran untuk mengelola event ke depan.


Temui Investor Singapura East Hospitality hingga RedDoorz, Sandiaga Ajak Investasi di Sektor Pariwisata

2 hari lalu

Temui Investor Singapura East Hospitality hingga RedDoorz, Sandiaga Ajak Investasi di Sektor Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu dengan beberapa investor asal Singapura untuk berinvestasi di sektor pariwisata di Indonesia.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

2 hari lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Tinjau Glamping di Yogya, Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

3 hari lalu

Tinjau Glamping di Yogya, Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

Sandiaga melihat layanan akomodasi glamping yang menyebar ke pinggiran kota menjadi bagian ekosistem yang mendukung keberadaannya.


Ingin Tingkatkan Jumlah Turis dari Kapal Pesiar, Sandiaga: Potensinya Masih Sangat Besar

3 hari lalu

Ingin Tingkatkan Jumlah Turis dari Kapal Pesiar, Sandiaga: Potensinya Masih Sangat Besar

Sandiaga Uno menyatakan wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan satu kapal pesiar jumlahnya hampir 6 kali lipat dari pesawat.


Lombok Jadi Tuan Rumah Turnamen Triathlon Ironman, Sandiaga Sebut Sempat Tertunda 2 Tahun

5 hari lalu

Lombok Jadi Tuan Rumah Turnamen Triathlon Ironman, Sandiaga Sebut Sempat Tertunda 2 Tahun

Sandiaga mengatakan turnamen Ironman 70.3 Lombok bakal diikuti oleh 33 negara.