Ratusan Mitra Penyandang Disabilitas Bergabung di Go-Life

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chief of Corporate Affairs Go-Jek Indonesia Nila Marita memberi apresiasi Layanan Gratis Satu Tahun kepada atlet Indonesia peraih medali emas Asian Games 2018 di GO-Cafe, Jakarta, Kamis, 6 September 2018. Dalam kesempatan ini, Go-Jek menyampaikan komitmennya memberi layanan gratis Go-Jek dan GO-LIFE selama satu tahun. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Chief of Corporate Affairs Go-Jek Indonesia Nila Marita memberi apresiasi Layanan Gratis Satu Tahun kepada atlet Indonesia peraih medali emas Asian Games 2018 di GO-Cafe, Jakarta, Kamis, 6 September 2018. Dalam kesempatan ini, Go-Jek menyampaikan komitmennya memberi layanan gratis Go-Jek dan GO-LIFE selama satu tahun. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Go-Life penyedia layanan on demand yang merupakan bagian dari Go-Jek saat ini telah bermitra dengan penyandang disabilitas. Vice President Marketing Go-Life Yuanita Agata mengatakan sebanyak satu dari dua puluh mitra pada layanan Go-Massage dan Go-Auto adalah penyandang disabilitas.

    BACA: Kerjabilitas, Penyalur Kerja Bagi Penyandang Disabilitas

    "Ada ratusan penyandang disabilitas yang ada di Go-Life, tapi kami enggak bisa ngeshare angkanya," kata dia saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Oktober 2017.

    Ia berharap dengan kemitraan tersebut, para penyandang disabilitas bisa mendapat kesempatan kerja dan mandiri dari sisi ekonomi. "Kami percaya mereka bisa berkarya seperti yang lainnya juga," kata dia.

    Untuk itu, Go-Life bekerja sama dengan Thisable Enterprise yang bergerak di bidang sosial dan memberikan pelatihan serta penyaluran tenaga kerja penyandang disabilitas. Ia menjelaskan sebelum bekerja, penyandang disabilitas tersebut akan diberi pelatihan selama kurang lebih seminggu.

    BACA: Jokowi Tinjau Fasilitas Ramah Disabilitas di Kompleks GBK

    Lebih lanjut Yuanita menjelaskan servis yang nantinya diberikan oleh mitra penyandang disabilitas tak akan berbeda dengan mitra lainnya. "Dari sisi kualitas layanannya 90 persen pengguna Go-Life merasa puas dengan layanannya mereka," kata dia.

    Yuanita mengatakan mitra penyandang disabilitas tersebut telah memiliki sertifikat dan berpengalaman dibidangnya masing-masing selama 2 tahun. Namun, ia menjelaskan bagi mitra yang ingin mendaftar tapi belum memiliki sertifikat pihaknya akan memberikan penyesuaian dan pelatihan untuk mendapat sertifikat tersebut.

    "Bukan otodidak tapi mereka sudah punya skill tinggal kita lakukan standarisasi dengan pelatihan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.