Begini Pesan Sri Mulyani ke 5.523 Lulusan STAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya pada sesi Global Market Award Ceremony dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini juga dua kali menjabat Menteri Keuangan RI di masa presiden SBY dan Jokowi. ANTARA/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin

TEMPO.CO, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam wisuda Politeknik Keuangan Negara STAN mengatakan bahwa lulusan yang saat ini diwisuda akan menjadi pengelola dan penjaga keuangan negara. 

Baca: Sri Mulyani: Penerimaan Perpajakan Sudah 63,3 Persen dari Target

"Keuangan negara adalah instrumen untuk menciptakan kesejahteraan bangsa. Anda semua yang diwisuda akan menjadi pengelola dan penjaga keuangan negara," katanya di lokasi wisuda PKN STAN, ICE BSD, Kamis, 18 Oktober 2018.

Sri Mulyani ingin PKN STAN melahirkan pengelola keuangan negara yang menjawab tantangan negara, karena keuangan negara dikelola untuk mencapai tujuan berbangsa. "Isu struktural juga akan mempengaruhi kesejahteraan rakyat, bagi lulusan PKN STAN yang mengelola keuangan negara, kalian menjadi tulang punggung negara," ucanya.

Menurut Sri Mulyani mengelola keuangan negara bisa dari belanja negara, setiap rupiah yang di kumpulkan bisa di belanjakan dengan sebaik- baiknya. "Kita juga di dalam dimensi keuangan negara memiliki dimensi pembiayaan, mengelola utang negara, perbendaharaan negara, agar terbebas dari beban masa depan," ujarnya.

Hari ini PKN STAN mewisuda 5.523 lulusan dari berbagai jurusan program diploma I, III, dan diploma IV di ICE BSD, Tangerang.

Sri Mulyani sebelumnya dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Tahun 2018 versi majalah Global Markets. Menurut kantor media internasional tersebut, Sri Mulyani telah mengatasi dua persoalan, yaitu pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah.

“Bagi kami, reformasi di bidang perpajakan bukanlah kemewahan maupun pilihan. Itu adalah keharusan," ujar Sri Mulyani dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu, 14 Oktober 2018. Pernyataan itu disampaikan oleh dia saat menerima pernghargaan tersebut.

Baca: Sri Mulyani Sebut Ekspor September Belum Sesuai Harapan

Sri Mulyani mengatakan bersama komunitas global berkomitmen dengan automatic exchange of information atau AEOI dan berkoordinasi dengan negara-negara untuk menghindari BEPS (Base Erotion and Profit Shifting). "Kami terus berupaya meningkatkan kepatuhan pembayar pajak di Indonesia. Tidak ada negosiasi.”






Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

23 jam lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

1 hari lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

1 hari lalu

Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

Stafsus Sri Mulyani angkat bicara menanggapi pernyataan Mahfud MD soal dana Otsus Papua yang mencapai Rp 1.000 triliun.


Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin, 23 September 2022, dimulai dengan Indosat Ooredoo Hutchison melakukan PHK.


Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

3 hari lalu

Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

Gunting pita ini terkait penyelesaian proyek infrastruktur antara masa Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono.


Pihak-pihak yang Berwenang Melakukan Cekal

3 hari lalu

Pihak-pihak yang Berwenang Melakukan Cekal

Panglima TNI berwenang melakukan cekal sepanjang menyangkut pemeliharaan dan penegakan keamanan dan pertahanan negara.


Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

3 hari lalu

Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

Yustinus Prastowo turut mengomentari ramainya pembicaraan ihwal gunting pita antara politikus Partai Demokrat dengan politikus PDI Perjuangan.


Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan karena Raih WTP 14 Tahun Beruntun

3 hari lalu

Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan karena Raih WTP 14 Tahun Beruntun

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan penghargaan pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Sebut Tantangan Fiskal Usai Pandemi, Rupiah Kian Tertekan

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Sebut Tantangan Fiskal Usai Pandemi, Rupiah Kian Tertekan

Berita terpopuler pada Kamis, 22 September 2022, dimulai dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal tantangan fiskal usai pandemi.


Sri Mulyani Usul PMN ke 8 BUMN Diberikan dalam Bentuk Barang Milik Negara, Ini Rinciannya

3 hari lalu

Sri Mulyani Usul PMN ke 8 BUMN Diberikan dalam Bentuk Barang Milik Negara, Ini Rinciannya

Sri Mulyani mengusulkan agar PMN kepada 8 BUMN diberikan dalam bentuk Barang Milik Negara.