Insurance Day Bidik Kalangan Mahasiswa Jadi Perencana Keuangan Handal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi asuransi. cbg.gm

    Ilustrasi asuransi. cbg.gm

    TEMPO.CO, Yogyakarta-Perhelatan literasi dan edukasi terbesar tentang dunia asuransi, Insurance Day, bakal digelar di Yogyakarta bertepatan dengan peringatan Hari Asuransi 18 Oktober 2018. Acara ini akan mengajak mahasiswa agar dapat menjadi perencana keuangan handal.

    BACA: OJK: Tingkat Literasi Keuangan di Sektor Pasar Modal Masih Rendah

    Acara tersebut digagas berbagai wadah seperti Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAJI, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia atau AAUI, dan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia atau AASI.

    Kegiatan bertajuk ‘Literasi Keuangan (Insurance Goes To Campus) ini akan dipusatkan di Universitas Muhammadyah Yogyakarta (UMY) tanggal 18 Oktober 2018 dengan target 500 peserta mahasiswa Fakultas Ekonomi berbagai kampus di Yogya.  

     “Dalam event ini salah satunya fokus edukasi kepada mahasiswa tentang peran penting sebagai perencana keuangan,” ujar Ketua AAJI Yogyakarta Dwi Yanto saat ditemui Selasa 16 Oktober 2018.

    BACA: BPK Serahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I 2018 ke DPR

    Dwi menuturkan, jika kalangan mahasiswa sejak dini sudah berminat menjadi perencana keuangan yang baik, otomatis mereka bakal belajar mengenal mendalam tentang instrument dan produk turunan asuransi itu sendiri untuk disebarluaskan.  “Jadi edukasi mahasiswa dari sisi peluang bisnis asuransinya, bukan produknya,” ujar Dwi.

    Dwi menuturkan pemegang asuransi di Provinsi DIY sendiri diketahui masih sangat minim jumlahnya seperti potret asuransi Indonesia pada umumnya. Bahkan persentasenya tidak mencapai angka tiga persen dari jumlah penduduk yang ada.

    “Di DIY, seperti Indonesia secara umum, yang melek asuransi baru sekitar 2 persen. Dalam arti mereka yang sudah tahu betul pentingnya asuransi dan memiliki polis asuransi,” ujar Dwi.

    Dari sekitar 2 persen pemegang asuransi di DIY, terbanyak didominasi jenis asuransi pendidikan dan jaminan hari tua.

    Kondisi minimnya pemegang asuransi di tanah air ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Jepang. “Di Jepang satu jiwa bisa memegang sampai tiga polis asuransi, karena kesadaran untuk asuransi sudah tinggi,” ungkapnya.

    Minimnya edukasi dan rendahnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya asuransi ditengarainya sebagai salah satu penyebab hal tersebut.

    Dwi menuturkan, jika masyarakat bisa secara pintar memanfaatkan asuransi, sebenarnya juga banyak peluang kerja tercipta dari sektor ini. Mengingat belum banyak lapisan masyarakat yang mengasuransikan diri dan asetnya.

    Ketua Pelaksana Insurance Day DIY, Rudi Budi Wibowo menuturkan dalam event literasi keuangan ini akan dilakukan serentak oleh 5.000 mahasiswa di 13 kota Indonesia termasuk Yogyakarta.

    Selain di Yogya, kota lain yang akan mengadakan kegiatan literasi keuangan dalam rangka Hari Asuransi itu seperti Nanggroe Aceh Darussalam, Medan, Palembang, Semarang, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Bali, Makassar, Gorontalo,  dan Jayapura. “Literasi keuangan ini akan dilakukan pemecahan rekor MURI juga, dengan materi yang sama tentang asuransi,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.