PLN Sumbang Rp 25 Juta untuk Korban Gempa di Madura

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien dievakuasi ke luar ruangan ketika terjadi gempa di Rumah Sakit Larasati, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, 11 Oktober 2018. Berdasarkan data BMKG, gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di 61 kilometer (km) sebelah timur laut Kabupaten Situbondo pada pukul 01.44.57 WIB dengan kedalaman 10 km itu juga sempat menimbulkan kepanikan di beberapa daerah di Madura. ANTARA

    Pasien dievakuasi ke luar ruangan ketika terjadi gempa di Rumah Sakit Larasati, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, 11 Oktober 2018. Berdasarkan data BMKG, gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di 61 kilometer (km) sebelah timur laut Kabupaten Situbondo pada pukul 01.44.57 WIB dengan kedalaman 10 km itu juga sempat menimbulkan kepanikan di beberapa daerah di Madura. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -  PLN Induk Distribusi Jawa Timur memberikan bantuan kepada korban gempa di Pulau Sapudi, Madura dengan nilai Rp 25 juta, untuk meringankan beban masyarakat terdampak gempa di wilayah setempat.

    Asisten Manager CSR dan Bina Lingkungan, Supriyadi di Surabaya, Selasa mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat korban gempa, bersamaan dengan melakukan pembenahan dan pemulihan jaringan listrik di daerah itu.

    BACA:PUPR Siapkan 1.200 Hunian Sementara bagi Korban Gempa Sulteng

    Bantuan lainnya, kata dia, juga diberikan berupa sembilan bahan pokok yang diserahkan langsung kepada Moh Mansyur, yang merupakan Camat Gayam selaku perwakilan warga terdampak gempa di Kepulauan Sapudi.

    Terkait infrastruktur kelistrikan di Pulau Sapudi, Supriyadi mengaku sudah kembali normal, dan kerusakan sebelumnya hanya terjadi pada jaringan tegangan rendah, atau yang tersalur di rumah-rumah warga.

    "Kami dari PLN Jatim sudah bergerak cepat, selain melakukan perbaikan listrik juga memberikan bantuan kepada masyarakat korban gempa. Saat ini, jaringan listrik telah dipastikan normal dan aman, dan kerusakan hanya terjadi pada jaringan tegangan rendah yang tersalur langsung ke rumah warga," katanya.

    BACA: Gempa Sulteng, Kementan: 6.000 Hektar Lahan Pertanian Rusak

    Sebelumnya, gempa terjadi pada Kamis dini hari, 11 Oktober 2018 dan terletak di koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo pada kedalaman 12 kilometer.

    Gempa terasa di seluruh wilayah Jatim meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan.

    Kemudian, gempa terasa di Kabupaten Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?