Surplus Neraca Perdagangan Diprediksi Kuatkan Rupiah Hari Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai tengah menghitung uang dolar AS di sebuah tempat penukaran mata uang asing di kawasan Kuningan, Jakarta, 13 September 2016. Bank Indonesia menetapkan kurs tengah di Rp13.151 per dolar AS, melemah 0,47% atau 62 poin dari posisi Rp13.089 per dolar AS pada Jumat (9/9/2016). Tempo/Tony Hartawan

    Pegawai tengah menghitung uang dolar AS di sebuah tempat penukaran mata uang asing di kawasan Kuningan, Jakarta, 13 September 2016. Bank Indonesia menetapkan kurs tengah di Rp13.151 per dolar AS, melemah 0,47% atau 62 poin dari posisi Rp13.089 per dolar AS pada Jumat (9/9/2016). Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Panin Sekuritas William Hartanto memperkirakan rupiah akan menguat hari ini. William memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.000 - Rp 15.200 per dolar Amerika Serikat.

    Baca juga: Jeblok Lagi Kurs Rupiah Jisdor Rp 15.246 per Dolar AS

    "Sentimen positif lanjutan dari neraca perdagangan yang surplus," kata William saat dihubungi, Selasa, 16 Oktober 2018.

    Kemarin, Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia pada September 2018 sebesar US$ 230 juta. Jumlah tersebut naik jika dibandingkan Agustus 2018 yang sekitar US$ 1,02 miliar.

    "Surplus dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar US$ 1,3 miliar, walaupun sektor migas defisit US$ 1,07 miliar," ujar Direktur Statistik Distribusi dan jasa, Yunita Rusanti di kantor Badan Pusat Statistik, Senin, 15 Oktober 2018.

    Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri memperkirakan rupiah akan melemah hari ini. Reny memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.198 - Rp 15.267 per dolar AS.

    "Dampak lanjutan dari perang tarif AS dan China, krisis Italia dan kenaikan harga minyak dunia. Sentimen positif dari rilis surplus neraca perdagangan kemarin masih terbatas," ujar Reny.

    Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di angka Rp 15.246 pada 15 Oktober 2018. Angka tersebut menunjukkan pelemahan 52 poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 15.194 pada 12 Oktober 2018.

    Sedangkan pada 15 Oktober 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 15.322 dan kurs beli Rp 15.170.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.