CIMB Niaga Tawarkan Sukuk Mudharabah dan Obligasi Subordinasi

Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Tigor M. Siahaan (tengah) saat Peluncuran CIMB Niaga Forward di Jakarta, 5 April 2017. Tempo/Tongam sinambela

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melakukan Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap I 2018 dan Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga 2018.

Baca: CIMB Niaga Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 489,7 Miliar

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I dengan nilai pokok Rp 500 miliar Rupiah merupakan bagian dari Penawaran Umum Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga dengan target dana Rp 4 triliun.

"Dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis CIMB Niaga Syariah atau Unit Usaha Syariah CIMB Niaga, utamanya untuk penyaluran pembiayaan syariah," kata Tigor di Graha CIMB Niaga, Senin, 15 Oktober 2018.

Tigor mengatakan Sukuk tersebut ditawarkan dengan tenor 370 hari, 3 tahun, dan 5 tahun.

"Berbekal kinerja positif yang terus dihasilkan CIMB Niaga Syariah dan peringkat idAAA(sy) yang disematkan PT Pemeringkat Efek Indonesia kepada Sukuk Mudharabah CIMB Niaga, kami berharap pasar akan menyambut baik aksi korporasi ini," kata Tigor.

Selain untuk alternatif pendanaan, menurut Tigor, CIMB juga ingin terus meningkatkan awareness CIMB Niaga Syariah kepada masyarakat Iuas di Tanah Air.

Sedangkan, kata Tigor, Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga 2018 diterbitkan dengan niIai pokok Rp 100 miIiar. Tigor mengatakan penerbitan obligasi ini merupakan strategi perseroan untuk memperpanjang tenor pendanaan hingga 5 sampai 7 tahun.

Selain itu, menurut Tigor, inisiatif itu juga untuk memenuhi POJK Nomor 14/POJK.03/2017 terkait Rencana Aksi (Recovery Plan) guna menjaga ketahanan permodalan serta mendukung pertumbuhan kredit.

Lebih lanjut Tigor mengatakan dalam penerbitan Sukuk dan Obligasi Subordinasi ini, CIMB Niaga menunjuk tiga perusahaan sebagai penjamin emisi, yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan Sucor Sekuritas.

Bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Permata Tbk. Perseroan menjadwalkan masa bookbuilding Sukuk dan Obligasi Subordinasi tersebut pada 15-26 Oktober 2018 dan penjatahan pada 13 November 2018. Adapun pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 16 November 2018.

 






Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

3 hari lalu

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.


Rupiah Menguat ke Level Rp 15.262, Krisis Energi di Eropa hingga Inflasi Jadi Sentimen

7 hari lalu

Rupiah Menguat ke Level Rp 15.262, Krisis Energi di Eropa hingga Inflasi Jadi Sentimen

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mampu menguat pada perdagangan Kamis, 29 September 2022.


Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

8 hari lalu

Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

Stafsus Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah mengambil sikap mengurangi penarikan utang baru untuk membiayai APBN.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

10 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


BCA Catat Rekor Penjualan SR017 Senilai Rp5,4 Triliun

20 hari lalu

BCA Catat Rekor Penjualan SR017 Senilai Rp5,4 Triliun

Direktur BCA Haryanto T. Budiman menjelaskan pencapaian penjualan SBN Ritel seri SR017 ini salah satunya ditopang oleh ajang Wealth Summit BCA 2022.


Kredit Tumbuh Menguat, CIMB Niaga Incar Laba Tahun Ini Rp 6 T

21 hari lalu

Kredit Tumbuh Menguat, CIMB Niaga Incar Laba Tahun Ini Rp 6 T

CIMB Niaga Tbk. (BNGA) memproyeksikan laba hingga akhir tahun dapat mencapai lebih dari Rp 6 triliun.


Sukuk Ritel Seri SR017 Laris Terjual Sebelum Batas Masa Penutupan

25 hari lalu

Sukuk Ritel Seri SR017 Laris Terjual Sebelum Batas Masa Penutupan

Kuota pemesanan sukuk ritel (SR) seri SR017 terpantau telah habis terjual 3 hari jelang penutupan.


Bos BCA Bagikan Tips Membangun Kekayaan, Ada 3 Dimensi yang Wajib Dimiliki

26 hari lalu

Bos BCA Bagikan Tips Membangun Kekayaan, Ada 3 Dimensi yang Wajib Dimiliki

Wakil Presiden Direktur BCA, Armand Hartono, memberikan sejumlah tips dalam dalam membangun wealth atau kekayaan. Apa saja kiatnya?


Bos BCA Prediksi The Fed Turunkan Bunga pada Kuartal III 2024, Ini Rekomendasi Investasinya

28 hari lalu

Bos BCA Prediksi The Fed Turunkan Bunga pada Kuartal III 2024, Ini Rekomendasi Investasinya

Bos BCA Jahja Setiaatmadja memperkirakan The Fed baru akan menurunkan suku bunganya pada kuartal ketiga tahun 2024.


Kemenkeu Rilis Tiga Seri Obligasi Global USD 2,65 Miliar, Berikut Daftar Kuponnya

29 hari lalu

Kemenkeu Rilis Tiga Seri Obligasi Global USD 2,65 Miliar, Berikut Daftar Kuponnya

Pemerintah menerbitkan obligasi global senilai 2,65 miliar dolar AS dalam tiga seri dengan format SEC Shelf Registered pada tanggal 7 September 2022.