Ma'ruf Amin Sebut Halal Sudah Menjadi Isu Global

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Maruf Amin usai bertemu pengurus organisasi Relawan Nusantara di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta pada Senin, 24 September 2018. Dewi Nurita/Tempo

    Calon wakil presiden Maruf Amin usai bertemu pengurus organisasi Relawan Nusantara di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta pada Senin, 24 September 2018. Dewi Nurita/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta -Pameran produk halal, Jogja Halal Fest 2018 di Jogja Expo Center menghadirkan Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Pusat KH Ma'ruf Amin. Ia didaulat untuk memberi arahan sekaligus menutup festival ini, Minggu malam, 14 Oktober 2018.

    BACA: Indonesia Siapkan Standar Wisata Halal Agar Bisa Bersaing

    Calon wakil presiden pasangan Joko Widodo ini menyatakan konsep halal sudah menjadi isu global. Konsep halal juga tidak hanya berlaku di negara muslim tapi mulai diadopsi oleh negara-negara nonmuslim seperti Korea Selatan dan Taiwan. “Halal is my life,” begitulah jargon yang diteriakkan Ma’ruf dan dijawab pengunjung dengan “Halal, halal, halal”.

    Ia menyatakan, halal saat ini tidak hanya soal makanan dan minuman saja. Tetapi sudah berkembang ke wilayah bisnis. "Halal sudah menjadi isu global," kata KH Ma'ruf Amin saat acara penutupan, Minggu malam, 14 Oktober 2018.

    Ia menyebut, faktanya, konsep halal sudah mendunia, sudah sepatutnya masyarakat Indonesia terutama umat muslim lebih bersemangat dalam menggunakan konsep halal di seluruh bidang. Contohnya seperti dalam fashion, mode, kuliner, pendidikan, lembaga keuangan dan lainnya.

    Ia mengajak semua masyarakat menjadikan halal sebagai bagian utama dalam kehidupan dengan jargon "halal is my life."

    Penutupan festival makanan halal dihadiri Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah Pusat Wimboh Santoso, Ketua Dewan Penasehat Daerah Istimewa Yogyakarta Herry Zudianto dan Ketua Kamar Dagang dan industri Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi.

    Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Daerah Istimewa Yogyakarta Mursida Rambe mengatakan, selama empat hari penyelenggaraan festival omzetnya lebih dari Rp 10 miliar. Jumlah pengunjung lebih dari 31.000.

    “Masyarakat Ekonomi Syariah bersinergi dengan seluruh pemangku kebijakan, pengusaha dan masyarakat terus mengkampanyekan konsep halal," kata dia.

    Baca berita tentang Ma'ruf Amin lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.