Dato Sri Tahir Tukar Duit Rp 2 T, Dipakai Buat Apa?

CEO Mayapada Group Dato Sri Tahir usai mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 15 Agustus 2018. Tempo / Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Mayapada Group Dato Sri Tahir mengumumkan aksinya menukarkan dolar-dolarnya ke rupiah. Uang yang ia tukar ke rupiah adalah dolar AS sebanyak US$ 93 juta dan dolar Singapura SG$ 55 juta. Apabila dikonversi ke rupiah, uang itu ekuivalen sekitar Rp 2 triliun.

Baca: Selain Dato Sri Tahir, Ini Deretan Pengusaha yang Tukar Dolar

Tahir mengatakan dana itu nantinya akan ditempatkan di Bank Mayapada. "Untuk memperkuat permodalan perbankan," kata dia di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018. "Jadi nanti akan right issue."

Memang, ujar Tahir, perkara permodalan bisa ditempatkan dengan mata uang dolar maupun rupiah. Namun, ia merasa menukarkan dolar ke rupiah adalah bentuk tanggung jawabnya sebagai warga negara.

"Kebetulan kami sudah lakukan tax amnesty juga, jadi saya pikir, daripada ditaruh di luar negeri, kami kembalikan ke sini dulu saja," kata Tahir.

Dato’ Sri Tahir melaporkan penukaran dolarnya ke rupiah kepada Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada siang hari ini, Senin, 15 Oktober 2018. "Pagi ini kami diterima oleh Bapak Gubernur, kami beri buktinya kepada beliau bahwa kami sudah tukar dolar ke rupiah pada pekan lalu," ujar Tahir selepas bertemu Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta.

Menurut dia, duit itu berasal dari kocek pribadinya. "Ini enggak terkait dengan korporasi," ujar sang konglomerat. Tahir tidak menjelaskan secara terperinci mengapa baru kali ini ia menukarkan dolarnya. "Ini susah dijawab, tapi tidak ada yang terlambat," ujar dia.

Tahir adalah seorang konglomerat yang menempati posisi 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2017. Kekayaan Tahir tercatat mencapai angka US $ 3,5 miliar per Desember 2017. berdasarkan situs Forbes teraktual kekayaan Tahir saat ini bisa mencapai US$ 3,8 miliar.

Melejit lewat Mayapada Group, pria kelahiran Surabaya 66 tahun silam ini memiliki sejumlah unit usaha di Indonesia meliputi perbankan, media, properti, rumah sakit, hingga toko bebas pajak. Tahir juga dikenal dengan sejumlah aksi filantropinya melalui Tahir Foundation, misalnya memberikan bantuan sebesar US$ 111.000 kepada 12 Tenaga Kerja Indonesia di Amman, Yordania,  yang gajinya tidak dibayar majikan pada September 2017.

Salah satu aksi filantropi Tahir yang dikenal adalah kala ia menyumbang US$ 75 juta kepada The Global Fund untuk melawan TBC, HIV dan Malaria di Indonesia. Ia juga sempat tercatat menyumbang kepada National University of Singapore sebesar seperempat triliun rupiah untuk riset lembaga pengembangan ilmu kedokteran di sana.

Pada 2014, Tahir juga mengucurkan dana USD 3,27 juta dalam rangka pemberian beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu yang tersebar di sepuluh perguruan tinggi di seluruh Indonesia.






Kisah Sukses Dato Sri Tahir, Anak Juragan Becak Ini 3 Dekade Pimpin Mayapada Group

55 hari lalu

Kisah Sukses Dato Sri Tahir, Anak Juragan Becak Ini 3 Dekade Pimpin Mayapada Group

Kisah sukses konglomerat Dato Sri Tahir alias Ang Tjoen Ming selama 3 dekade pimpin Mayapada Group. Ayahnya juragan becak di Surabaya.


Profil William Tandiono, Menantu Konglomerat Dato Sri Tahir yang Meninggal di Usia 45 Tahun

25 Juli 2022

Profil William Tandiono, Menantu Konglomerat Dato Sri Tahir yang Meninggal di Usia 45 Tahun

Menantu Konglomerat Dato Sri Tahir, William Tandiono meninggal pada Sabtu, 23 Juli 2022. Ini profil tokoh properti yang wafat di usia 45 tahun itu.


Terpopuler Bisnis: Bos Pertamina Dicecar Soal Solar, BCA Ganti Uang Nasabah

29 Maret 2022

Terpopuler Bisnis: Bos Pertamina Dicecar Soal Solar, BCA Ganti Uang Nasabah

Berita terkini bisnis sepanjang Senin, 28 Maret 2022 dimulai dari nos PT Pertamina (Persero) dicecar DPR soal kelangkaan solar subsidi


Pesan Tahir Soal Gaya Hidup Crazy Rich, Tahir: Jangan Ikuti, That's Rubbish

27 Maret 2022

Pesan Tahir Soal Gaya Hidup Crazy Rich, Tahir: Jangan Ikuti, That's Rubbish

Dato Sri Tahir merespons gaya hidup crazy rich yang ramai diperbincangkan publik belakangan ini. Bagaimana pendapat salah satu orang terkaya RI ini?


Tahir Foundation Donasi 2 Miliar Rupiah untuk Penunggak JKN-KIS

21 Maret 2022

Tahir Foundation Donasi 2 Miliar Rupiah untuk Penunggak JKN-KIS

Donasi tersebut selaras dengan Visi Misi Tahir Foundation untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.


Mobil Listrik Wisata Solo, Pemda Pastikan Tidak Beroperasi di Jalan Raya

8 Januari 2022

Mobil Listrik Wisata Solo, Pemda Pastikan Tidak Beroperasi di Jalan Raya

Mobil listrik wisata Solo itu hanya beroperasi pada Sabtu, Minggu, hari libur nasional, dan momentum tertentu di kawasan wisata.


Gibran Terima 8 Mobil Listrik untuk Pariwisata Solo dari Yayasan Tahir

15 Oktober 2021

Gibran Terima 8 Mobil Listrik untuk Pariwisata Solo dari Yayasan Tahir

Menurut Wali Kota Solo Gibran, beberapa destinasi wisata bisa dikunjungi menggunakan mobil listrik itu seperti Kampung Batik di Laweyan dan Kauman.


Bank Mayapada Gelar RUPSLB Hari Ini usai Lian Xiang Masuk, Apa Agendanya?

10 Mei 2021

Bank Mayapada Gelar RUPSLB Hari Ini usai Lian Xiang Masuk, Apa Agendanya?

PT Bank Mayapada Internasional Tbk. akan menyelenggarakan RUPSLB pada Senin, 10 Mei 2021, pukul 14.00 WIB. Apa agendanya?


Bank Mayapada Buka Suara Soal Rencana Diambil Alih Cathay

13 Juli 2020

Bank Mayapada Buka Suara Soal Rencana Diambil Alih Cathay

Cathay Financial Holding dikabarkan hendak mengambil alih Bank Mayapada.


Mayapada Disebut dalam Kasus Jiwasraya, Dato Tahir Angkat Bicara

9 Juli 2020

Mayapada Disebut dalam Kasus Jiwasraya, Dato Tahir Angkat Bicara

Nama Bank Mayapada sempat disebut-sebut dalam pusaran kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).