Cerita Luhut yang Berhasil Ajak Bos IMF Naik Taksi di Indonesia

(dari kiri) Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Managing Director IMF, Christine Lagarde, Menteri Koordinator Bidang Maritim, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani saat mengikuti acara penanaman kerang untuk terumbu karang (coral structure) di Nusa Dua, Bali, Ahad, 8 Oktober 2018. Foto: Dokumentasi Bank Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bungah karena perhelatan pertemuan IMF - Bank Dunia di Bali mendapat komentar positif dari negara-negara peserta. Menurut Luhut seluruh rangkaian perhelatan AM IMF-WB berjalan sangat baik dan tidak ada hambatan yang berarti.

Baca: Bos IMF Sebut Perekonomian RI Luar Biasa, Ini Sebabnya

Salah satu yang Luhut banggakan adalah keberhasilannya mengajak Bos IMF dan Bank Dunia untuk menggunakan taksi selama hajatan besar di Bali tersebut. "Saya juga senang Pak Jim dan Bu Lagarde telah alami pengalaman untuk naik taksi di Indonesia selama mereka tinggal di sini," ujar Luhut, seperti dikutip dari pernyataan resminya, Senin, 15 Oktober 2018.

"Karena Mercedes Benz E200 yang digunakan adalah taksi yang disewa dan kami ubah sedikit tampilannya sehingga terlihat lebih mahal mobilnya," kata Luhut.

Komentar positif menanggapi acara tahunan itu, kata Luhut, juga diterima di antaranya dari para peserta yang hadir. "Kita sejauh ini telah menerima komentar yang baik dari peserta dan pihak-pihak yang hadir di sini. Kami tidak menemukan hambatan yang mengganggu acara utama, acara paralel, dan acara tuan rumah," kata Luhut 

Luhut yang juga merupakan ketua panitia kegiatan tersebut menjelaskan keberhasilan ini merupakan bukti konkret komitmen bersama seluruh stakeholder pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan kuat Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kesuksesan ini mendemonstrasikan kemampuan pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Indonesia mampu menyelenggarakan acara secara simultan di tengah penanganan bencana," ujarnya.

Pertemuan IMF - Bank Dunia yang diselenggarakan di Indonesia, diyakini Luhut, akan terus dikenang oleh dunia. Sebab, acara tersebut menjadi perhelatan AM IMF-WB terbesar sepanjang sejarah. Ia menjelaskan jumlah delegasi dan peserta yang hadir dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 mencapai 36.669 orang. 

Sementara itu Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan Indonesia sukses menyelenggarakan acara pertemuan tahunan tersebut dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi para delegasi. Menurut dia, persiapan selama tiga tahun yang dilakukan masyarakat Indonesia setelah terpilih sebagai tuan rumah pergelaran acara pada 2015, tidak sia-sia.

"Terimakasih Indonesia untuk jerih payahnya! Saya berusaha keras untuk mencegah keraguan apapun. Saya bilang Indonesia yes! Beberapa orang yang hadir di sini mulai bekerja gila-gilaan sejak tiga tahun lalu," kata Lagarde.

Sementara itu, Presiden Bank Dunia Kim Yong Jim menyampaikan apresiasinya karena Indonesia mampu mengakomodir acara berskala internasional tersebut dengan sangat baik sambil mengurusi wilayah-wilayahnya yang terkena bencana alam di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat dengan sangat baik dan cepat. Menurut dia, Indonesia memiliki ketahanan dan semangat yang tinggi. 

Baca: IMF Ingatkan Pemerintah soal Tekanan Defisit Transaksi Berjalan

"Kita dari World Bank senang bisa temukan hasrat semacam ini, sehingga kita respon dengan US$ 1 miliar sebagai suplemen rehabilitasi dan rekonstruksi jaga ketahanan di Sulawesi dan Lombok," kata Jim.

Simak berita menarik lainnya terkait IMF hanya di Tempo.co.






Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

17 jam lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Bank Dunia Revisi Standar Garis Kemiskinan, Ini Respons Kemenkeu

18 jam lalu

Bank Dunia Revisi Standar Garis Kemiskinan, Ini Respons Kemenkeu

Kemenkeu memastikan pemerintah akan melakukan pembahasan ulang (review) terkait standar garis kemiskinan yang baru saja direvisi oleh Bank Dunia.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

1 hari lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

2 hari lalu

UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level 5,1 hingga 5,4 persen pada 2022.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

2 hari lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

2 hari lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Kementan dan Bank Dunia Bangun Pertanian Berketahanan Iklim

9 hari lalu

Kementan dan Bank Dunia Bangun Pertanian Berketahanan Iklim

Bank Dunia diharapkan terus membantu mewujudkan sistem pertanian dan pangan nasional yang tangguh.


Ingatkan Krisis Keuangan Melanda Negara Berkembang di Tahun Depan, Ini Saran Bank Dunia

12 hari lalu

Ingatkan Krisis Keuangan Melanda Negara Berkembang di Tahun Depan, Ini Saran Bank Dunia

Bank Dunia atau World Bank menilai bahwa terdapat risiko terjadinya resesi global dan krisis keuangan negara berkembang pada 2023.


Ini Kriteria Orang Miskin Menurut BPS dan Bank Dunia

23 hari lalu

Ini Kriteria Orang Miskin Menurut BPS dan Bank Dunia

Dalam usaha mengukur tingkat kemiskinan, BPS mengaplikasikan konsep kemampuan pemenuhan kebutuhan dasar (basic needs approach).


Alarm Bencana dari Waduk Mrica

23 hari lalu

Alarm Bencana dari Waduk Mrica

Waduk Mrica rawan jebol karena endapan sedimentasi sudah melampaui ambang batas. Lima bupati bersurat ke Jokowi.