Konglomerat Dato Sri Tahir Bakal Tukar Dolar, Total Rp 2 T

CEO Mayapada Group Dato Sri Tahir usai mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 15 Agustus 2018. Tempo / Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Mayapada Group, Dato Sri Tahir berencana menukarkan sebagian uangnya dalam dolar ke rupiah lewat Bank Indonesia pada siang hari ini, Senin, 15 Oktober 2018 pukul 11.00 WIB. "Iya benar, rencananya total Rp 2 triliun" kata Tahir kepada Tempo.

Baca: Sandiaga Uno Akui Aksi Tukar Dolarnya Adalah Pencitraan yang ...

Tahir adalah seorang konglomerat yang menempati posisi 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2017. Kekayaan Tahir tercatat mencapai angka US $ 3,5 miliar per Desember 2017. Berdasarkan situs Forbes teraktual, kekayaan Tahir saat ini bisa mencapai US$ 3,8 miliar.

Melejit lewat Mayapada Group, pria kelahiran Surabaya 66 tahun silam ini memiliki sejumlah unit usaha di Indonesia meliputi perbankan, media, properti, rumah sakit, hingga toko bebas pajak. Tahir juga dikenal dengan sejumlah aksi filantropinya melalui Tahir Foundation, misalnya memberikan bantuan sebesar US$ 111.000 kepada 12 Tenaga Kerja Indonesia di Amman, Yordania,  yang gajinya tidak dibayar majikan pada September 2017.

Salah satu aksi filantropi Tahir yang dikenal adalah kala ia menyumbang US$ 75 juta kepada The Global Fund untuk melawan TBC, HIV dan Malaria di Indonesia. Ia juga sempat tercatat menyumbang kepada National University of Singapore sebesar seperempat triliun rupiah untuk riaet lembaga pengembangan ilmu kedokteran di sana.

Pada 2014, Tahir juga mengucurkan dana US$ 3,27 juta dalam rangka pemberian beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu yang tersebar di sepuluh perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Tak cukup dengan menyumbang, Tahir hingga kini aktif bergerak langsung di bidang sosial tersebut. Contohnya, ia selalu terjun ke lapangan saat terjadi bencana di Indonesia. "Kalau ada bencana, saya pasti ada di lokasi bencana. Gempa di padang, gempa di Yogyakarta, banjir di Manado, banjir di Jawa Tengah, (dan lain-lain). Saya selalu di sana," kata dia beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2011 Tahir mendapatkan penghargaan Chancellor's Citation dari University of California, Barkeley, AS atas kepemimpinan yang luar biasa dalam bisnis dan pengabdiannya dalam kegiatan filantropi dan pelayanan kepada masyarakat. Tahir juga tercatat sebagai orang Asia pertama yang menjadi anggota wali amanat University of California (UC) Berkeley, AS.

Baca: Adaro dan 4 Rekan Bisnisnya Konversi Transaksi Bisnis ke Rupiah

Tahir diberikan penghargaan Entrepreneur of the Year 2011 dari Ernst & Young dan penghargaan di bidang pendidikan oleh Perdana Menteri Singaputa Lee Kuan Yew pada tahun yang sama. Pada tahun 2016, Tahir memperoleh gelar doktor kehormatan dari Universitas Gajah Mada.

Simak berita menarik lainnya terkait dolar hanya di Tempo.co.






Analis: Pasar Keuangan yang Gelisah Mendorong Dolar AS ke Puncak

7 jam lalu

Analis: Pasar Keuangan yang Gelisah Mendorong Dolar AS ke Puncak

Pasar keuangan yang gelisah mendorong dolar ke puncak baru dua dekade, karena kenaikan suku bunga global memicu kekhawatiran resesi.


Kian Melemah, Rupiah Diperkirakan Bakal Tembus Rp 15.400 Per Dolar AS

14 jam lalu

Kian Melemah, Rupiah Diperkirakan Bakal Tembus Rp 15.400 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kian tertekan pada perdagangan hari ini, Rabu, 28 September 2022.


Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

5 hari lalu

Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

Kemarin, BI mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin.


Rupiah Kian Tertekan Hingga Tembus 15.000-an per Dolar AS, Gubernur BI: Mestinya Menguat

6 hari lalu

Rupiah Kian Tertekan Hingga Tembus 15.000-an per Dolar AS, Gubernur BI: Mestinya Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kian tertekan hingga hari ini, Kamis, 22 September 2022. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah di level Rp 15.033 setelah kemarin di level Rp 15.011.


Rupiah Melemah Tembus 15.008 per USD, The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga 100 Basis Poin?

7 hari lalu

Rupiah Melemah Tembus 15.008 per USD, The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga 100 Basis Poin?

Kurs rupiah melemah dan menembus level psikologis Rp 15.000 per dolar AS pada hari ini, Rabu, 21 September 2022.


Ekonomi 2023 Masih Tak Menentu, Ada Rambu-rambu Inflasi Naik

12 hari lalu

Ekonomi 2023 Masih Tak Menentu, Ada Rambu-rambu Inflasi Naik

Proyeksi inflasi naik dari semula 3,3 persen menjadi 3,6 persen. Pemerintah mempertimbangkan tekanan inflasi global yang berpengaruh ke ekonomi RI.


Rupiah Menguat 10 Poin ke 14.820 per Dolar AS, Pasar Antisipasi Data Inflasi AS

16 hari lalu

Rupiah Menguat 10 Poin ke 14.820 per Dolar AS, Pasar Antisipasi Data Inflasi AS

Nilai tukar rupiah menguat seiring dengan pasar yang menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat.


Akhir Pekan Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp14.830 per Dolar AS

19 hari lalu

Akhir Pekan Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp14.830 per Dolar AS

Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore, 9 September 2022, ditutup menguat.


Rupiah Ditutup Menguat di 14.900,5 per Dolar AS, Ini Faktor-faktor Pemicunya

20 hari lalu

Rupiah Ditutup Menguat di 14.900,5 per Dolar AS, Ini Faktor-faktor Pemicunya

Kurs rupiah menguat 17 poin atau 0,11 persen terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis, 8 September 2022.


BBM Naik, Analis: Rupiah Dibuka Fluktuatif Hari Ini dan Akan Ditutup Melemah

23 hari lalu

BBM Naik, Analis: Rupiah Dibuka Fluktuatif Hari Ini dan Akan Ditutup Melemah

Nilai tukar rupiah berpotensi ditutup melemah seiring kenaikan harga BBM seperti Pertalite dan Solar, Senin, 5 September 2022.