Rupiah Kian Terpuruk, Dolar AS Kembali Menguat

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Nilai tukar rupiah berakhir melemah 51 poin atau 0,36% di Rp14.052 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/5/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, 8 Mei 2018. Nilai tukar rupiah berakhir melemah 51 poin atau 0,36% di Rp14.052 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/5/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah terdepresiasi pada perdagangan pagi ini, Senin, 15 Oktober 2018 saat pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka terdepresiasi 33 poin atau 0,22 persen di level Rp 15.230 per dolar AS.

    Pergerakan mata uang Garuda kemudian terpantau melemah 38 poin atau 0,25 persen ke level Rp15.235 per dolar AS pada pukul 08.21 WIB. Padahal, pada perdagangan Jumat, 12 Oktober 2018 rupiah mampu rebound dan berakhir terapresiasi 38 poin atau 0,25 persen di posisi Rp 15.197 per dolar AS.

    Sementara itu, indeks dolar AS pagi ini terpantau lanjut naik 0,11 persen atau 0,108 poin ke level 95,329 pada pukul 08.13 WIB.

    Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan penguatan 0,128 poin atau 0,13 persen di level 95,349, setelah pada perdagangan Jumat, 12 Oktober 2018 mampu rebound dan berakhir menguat 0,21 persen atau 0,204 poin di posisi 95,221.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.