Airlangga Sebut Menggandeng Jack Ma untuk Siapkan SDM di 2030

CEO Alibaba Group Jack Ma (tengah) menyemarakkan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Ahad, 2 September 2018. Jack Ma hadir sebagai wakil Kota Hangzhou, lokasi penyelenggaraan Asian Games 2022. ANTARA/INASGOC/Wahyudin

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk memacu pertumbuhan ekonomi digital. Di antaranya dengan menggandeng bos Alibaba Group, Jack Ma, yang akan membangun institut wirausaha di Tanah Air.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, penerapan teknologi digital diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 1-2 persen dan memberi potensi penambahan nilai sebesar US$ 200 miliar di tahun 2030.

BACA: Jack Ma Akan Bantu Jokowi Ciptakan Ekosistem Bisnis Serba Digital

Untuk mencapai target itu, Airlangga mengatakan salah satu caranya adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang melek terhadap teknologi terkini. “Di tahun 2030, agar Indonesia siap menjadi e-economy, dibutuhkan sebanyak 17 juta human talents yang melek teknologi,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Minggu, 14 Oktober 2018.

Peluang peningkatan kualitas pemahaman SDM dalam negeri akan teknologi hadir dari rencana Bos Alibaba Group, Jack Ma, membangun Jack Ma Institute of Entrepreneurs di Indonesia. Airlangga mengatakan upaya ini bisa berdampak menumbuhkan wirausaha dan SDM terampil melalui peran pendidikan sesuai kebutuhan di era ekonomi digital.

“Tentunya mereka sudah punya model sendiri dan diharapkan menjadi prototype untuk menciptakan SDM kita lebih berkualitas,” kata Airlangga.

BACA: Jack Ma Beri Beasiswa 1.000 Bos Startup ke Cina

Saat ini, kata Airlangga, Alibaba sudah menerima beberapa pejabat Indonesia yang ikut pelatihan mengenai perkembangan teknologi digital di Cina. Para peserta ini melihat langsung fasilitas di sana. Selanjutnya, akan disusul dengan pelatihan untuk para pemimpin teknologi.

Selanjutnya, mengenai materi yang akan diberikan dalam pelatihan di Jack Ma Institute of Entrepreneurs, menurut Airlangga, masih digodok bersama dan nanti difinalkan oleh Jack Ma. Beberapa materi yang menjadi fokus perhatian di antaranya terkait tentang pengelolaan komputasi awan atau cloud computing, teknologi keuangan termasuk blockchain, dan infrastruktur internet.

“Sedangkan, pemerintah akan menyiapkan regulasinya, seperti mengenai fintech. Tetapi untuk yang lain, Jack Ma hadir sebagai advisor pemerintah,” kata Airlangga.

Sementara itu, Jack Ma menargetkan setiap tahun dapat mencetak seribu pemimpin teknologi di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. “Kami akan memberi banyak kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk belajar, misalnya melalui pelatihan bagi 300 pengembang dan insinyur tentang pengelolaan komputasi awan,” ujar Jack Ma.

Jack Ma menambahkan menilai, penting bagi Indonesia untuk berinvestasi dalam meningkatkan kompetensi SDM. Ia pun menekankan pentingnya mengasah keberanian anak muda untuk terus berinovasi. Lebih lanjut, Alibaba menyatakan kesiapannya membantu pertumbuhan bisnis untuk sektor industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia.

Caranya, kata Jack Ma, dengan menciptakan ekosistem bisnis yang serba digital. “Kami akan membuat Indonesia menjadi masyarakat non-tunai. Dengan demikian, pemerintah bisa lebih efisien dan usaha kecil dan menengah bisa meraup lebih banyak uang,” kata Jack Ma.






Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

22 jam lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

1 hari lalu

10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

Airlangga mengungkapkan ada sepuluh provinsi yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) karena mampu mengendalikan inflasi.


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

1 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

2 hari lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

4 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Piala Dunia 2022 di Qatar Akan Jadi yang Paling Digital

5 hari lalu

Piala Dunia 2022 di Qatar Akan Jadi yang Paling Digital

FIFA sudah bekerja sama dengan FIFPRO dalam meluncurkan aplikasi analisis untuk detail para pemain saat bertanding di lapangan di Piala Dunia 2022.


Telkomsel Pertemukan Pendiri Startup dan Pemodal melalui T-Connext

8 hari lalu

Telkomsel Pertemukan Pendiri Startup dan Pemodal melalui T-Connext

Telkomsel juga membuka ruang untuk para pelaku tersebut mengenal unit-unit bisnis milik Telkomsel yang berpotensi menghasilkan kolaborasi.


Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

9 hari lalu

Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

Pada 2018, terdapat 21 perusahaan importir garam mendapatkan kuota persetujuan impor garam industri dengan nilai sebesar Rp2,05 triliun.


Airlangga dan Prabowo Bertemu Sejam Lebih, Bahas Krisis Keuangan hingga Petani Kedelai

11 hari lalu

Airlangga dan Prabowo Bertemu Sejam Lebih, Bahas Krisis Keuangan hingga Petani Kedelai

Airlangga Hartarto membahas kemandirian ekonomi dan ketahanan nasional saat menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Jokowi Mulai Proyek 1 Juta Hektare Lahan Kedelai, Dana Rp 400 Miliar Dikucurkan

11 hari lalu

Jokowi Mulai Proyek 1 Juta Hektare Lahan Kedelai, Dana Rp 400 Miliar Dikucurkan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelontorkan anggaran Rp 400 miliar untuk proyek ratusan ribu hektare lahan baru tanaman kedelai.