PUPR: 13 Ruas Tol Baru Bakal Dibuka Hingga Desember 2018

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Presiden Jokowi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani, meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi II di gerbang tol Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, 22 Juni 2018. Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi II memiliki panjang 6,6 Km. ANTARA/Umarul Faruq

    Dari kiri: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Presiden Jokowi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani, meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi II di gerbang tol Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, 22 Juni 2018. Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi II memiliki panjang 6,6 Km. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR akan membuka sebanyak 13 ruas tol baru dengan total panjang 473,9 km, hingga akhir tahun 2018. Sebelumnya dari Januari hingga September 2018, panjang jalan tol yang telah beroperasi adalah 136,1 km sehingga total untuk tahun ini mencapai 610 km.

    BACA: Tol Manado-Bitung Sepanjang 19 Km Difungsikan Akhir Desember 2018

    Capaian pembangunan jalan tol pada tahun ini dua kali libat lebih banyak ketimbang tiga tahun sebelumnya. "Dalam tiga tahun terakhir (2015-2017), panjang ruas-ruas tol baru di Indonesia bertambah 332 km," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 14 Oktober 2018.

    Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT Kementerian PUPR, pada  Oktober 2018 ini direncanakan terdapat empat ruas tol baru sepanjang 42,7 Km yang siap dioperasikan. Empat ruas tol ini yaitu Tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 (37,3 km), Tol Pemalang-Batang segmen Sewaka-Simpang Susun (SS) Pemalang (5,4 km), Tol Solo-Ngawi segmen SS Sragen-Ngawi (50,9 km) dan ruas Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 1 Ciawi-Cigombong (15,4 km).

    BACA: Jalan Tol Pemalang-Batang Uji Kelayakan November 2018

    Pada November 2018 ditargetkan dua ruas tol baru juga siap untuk dioperasikan. Keduanya yakni ruas Tol Pemalang-Batang seksi I dan II (SS Pemalang-Batang) sepanjang 33,8 km dan ruas Tol Semarang-Solo seksi 4 dan 5 Salatiga-Kartasura sepanjang 32,5 km.

    Pada Desember 2018, sebanyak tujuh ruas tol yang merupakan bagian dari ruas Tol Trans Jawa dan Sumatera dengan total panjang 292,8 km siap untuk dioperasikan. Ketujuhnya yakni Tol Batang-Semarang seksi 1-5 (75 km), Tol Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono yang dibiayai APBN (39,1 km), Tol Kertosono-Mojokerto seksi 4 (0,9 km).

    Selanjutnya yaitu Tol Porong-Gempol (Porong-Kejapanan) sepanjang 6,3 km, Tol Gempol-Pasuruan seksi 3 Pasuruan-Grati (12,2 km), Tol Pasuruan-Probolinggo seksi 1-3 Grati-Probolinggo Timur (32,4 km), dan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 1-4 sepanjang 126,9 km.

    Menurut Basuki, kementeriannya akan terus mendorong penyelesaian ruas-ruas tol baru di berbagai wilayah. Melalui skema KPBU atau Kerja sama Pemerintah Badan Usaha, kata dia, pemerintah berupaya mengatasi ketimpangan pendanaan infrastruktur, terutama jalan tol demi ketepatan waktu penyelesaiannya. "Sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat" ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.