Selasa, 23 Oktober 2018

Teka-teki Tokoh di Balik Pidato Game of Thrones Jokowi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbicara pada sesi pleno Forum Ekonomi Dunia ASEAN di Convention Center, Hanoi, Vietnam, 12 September 2018. Dalam pidatonya, Jokowi menyebut kondisi perekonomian dunia saat ini menuju

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbicara pada sesi pleno Forum Ekonomi Dunia ASEAN di Convention Center, Hanoi, Vietnam, 12 September 2018. Dalam pidatonya, Jokowi menyebut kondisi perekonomian dunia saat ini menuju "perang yang tak terbatas" atau "infinity war". REUTERS/Kham

    TEMPO.CO, Jakarta - Pidato Presiden Joko Widodo yang mengutip serial televisi Game of Thrones (GoT) di Annual Meeting IMF-World Bank Group (WBG) 2018 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Menggunakan kalimat "winter is coming", Jokowi memperingatkan semua negara untuk tetap waspada atas risiko ketidakpastian global.

    Baca: Jokowi: Kondisi Ekonomi Global Seperti Game of Thrones

    Amerika Serikat menikmati pertumbuhan yang pesat, tetapi banyak negara mengalami pertumbuhan lemah dan tidak stabil. Perang dagang semakin melebar dan negara berkembang mengalami tekanan di pasar keuangan. "Dengan banyak masalah cukup besar. Kita mengatakan winter is coming," ujar Jokowi, mengutip pernyataan Ned Stark dari House Stark dalam serial tersebut.

    Jokowi menjelaskan kondisi perang dagang sekarang seperti jalan cerita Game of Thrones di mana Great Houses dan Great Families memperebutkan the Iron Throne. Perebutan kekuasaan bagai sebuah roda besar seiring perputaran roda, satu House menjatuhkan House lainnya. Namun, mereka lupa ketika mereka sibuk bertarung satu sama lain mereka tidak sadar ancaman besar dari utara muncul, yakni evil winter.

    Lalu, adakah orang lain di balik pidato berkesan Presiden? Ternyata ada sosok ghost writer di balik pidato ini.

    Staf Khusus Presiden Adita Irawati mengatakan ide pidato itu datang dari Presiden Jokowi, lalu dikerjakan oleh sebuah tim yang dikomandoi oleh satu menteri kabinet kerja. Tim yang sama, menurutnya, adalah tim di balik pidato Jokowi soal Thanos.

    Sayangnya, Adita enggan menyebutkan siapakah menteri di Kabinet Kerja yang dimaksud.

    Adapun analogi sederhana lewat tokoh-tokoh dan karakter film yang terkenal, ujarnya, bertujuan untuk membuat pesan yang ada lebih mudah ditangkap. Tujuan lainnya adalah meninggalkan kesan yang mendalam.

    Lalu, siapakah sesungguhnya sosok menteri di balik pidato yang membuat para delegasi yang hadir menghujani Jokowi dengan pujian dan lantas menghadiahi Jokowi dengan standing ovation yang cukup lama itu? Tentu saja, sosok itu adalah penggemar Game of Thrones di dalam Kabinet Kerja, yang juga mampu menerjemahkan gagasan yang datang dari Sang Presiden Jokowi.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.