Luhut dan Sri Mulyani Bercerita Pertemuan IMF Dipuji Para Peserta

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) berbicara dengan CEO World Bank Kristalina Georgieva (kiri) sebelum mengikuti sesi IMFC Plenary dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin

TEMPO.CO, Nusa Dua - Ketua Panitia Nasional Pelaksana Pertemuan IMF - World Bank 2018, Luhut Binsar Panjaitan bercerita bagaimana Indonesia sebagai penyelenggara pertemuan dipuji banyak pihak. Menurut Luhut, saat bertemu dengan berbagai delegasi dalam beberapa rapat, hampir selalu muncul pujian dari para tamu dan delegasi yang ditemui.

Luhut mencontohkan, salah satunya ketika dirinya bertemu dengan pimpinan bank internasional Standard Charter dan Citibank. Menurut para pimpinan bank itu, kata Luhut, mereka belum pernah mengikuti pertemuan internasional yang rapi dan terorganisir dengan baik seperti acara ini.

"Mereka katakan akibat pertemuan ini, standar pertemuan internasional standardnya harus ditingkatkan. Dari bank mereka itu katakan, kalau sulit-sulit serahkan lah ke Indonesia," kata Luhut saat mengelar konferensi pers mengenai penyelenggaraan Pertemuan IMF-World Bank di Bali Art Collection, Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Pertemuan IMF-World Bank 2018 merupakan pertemuan tahunan pertama yang diselenggarakan oleh Indonesia yang bekerja sama dengan International Monetery Fund (IMF) dan Worl Bank. Pertemuan ini merupakan pertemuan tahunan di antara para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota sebanyak 189 negara. Adapun acara ini diselenggarakan pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.

Luhut juga mengatakan bahwa beberapa delegasi bahkan membandingkan pertemuan di Bali dengan pertemuan serupa di Lima, Peru pada 2015. Menurut penurutan Luhut, para delegasi menilai, pertemuan di Bali jauh dan sangat baik jika dibandingkan dengan di Lima.

"Terus terang awalnya mereka berpikir bahwa bagaimana nantinya soal transportasinya, waktunya, pengorganisasianya (kalau) seperti di Lima, Peru," kata dia.

Bahkan, lanjut Luhut, sanjungan kepada pihak Indonesia sebagai penyelenggara juga datang dari Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde dan juga Presiden Bank Dunia, Kim Yong Jim. Menurut Luhut, pujian itu disampaikan keduanya dalam acara gala diner di area Garuda Wisnu Kencana, Jumat malam, 12 Oktober 2018.

"Madam Lagarde duduk di samping saya, dia bilang well done, kami tidak membayangkan akan begitu rapinya, begitu akuratnya. Jim Kim juga demikian," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini.

Sementara itu, cerita soal sanjungan serupa juga disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, banyak delegasi dan tamu yang hadir dalam pertemuan menilai bahwa orang Indonesia memiliki kemampuan mengorganisasi yang baik.

"Mulai dari kedatangan, di airport, mereka juga sangat bangga dengan volunteer dan laison officernya. Di kepala mereka orang Indonesia ramah, helpful, profesional, organize," kata Sri Mulyani dalam acara yang sama.

Bahkan, lanjut Sri Mulyani, delegasi dari Maroko yang menjadi penyelenggara pertemuan IMF - World Bank selanjutnya pada 2020 mengaku merasa mendapat tekanan setelah melihat penyelenggaraan dari Indonesia. Penyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri dari Maroko.

"Menteri Maroko menyampaikan, mereka khawatir (belum mampu seperti Indonesia). Pemerintah Saudi pun demikian, mereka ragu. Melihat di Indonesia, ada perempuan bisa jalan-jalan sendiri dengan aman," kata Sri Mulyani.






Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

2 jam lalu

Luhut Ulang Tahun ke-75, Bersyukur dan Sampaikan Nasihat

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah diberikan kepercayaan oleh Jokowi selama 8 tahun.


Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

4 jam lalu

Luhut Ingin Perikanan RI Masuk 5 Besar Dunia, Cara Healing di Tengah Ancaman Resesi

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari pernyataan Menteri Luhut soal sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang harus masuk lima besar dunia.


Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

6 jam lalu

Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

Stafsus Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah mengambil sikap mengurangi penarikan utang baru untuk membiayai APBN.


Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

6 jam lalu

Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

Luhut mengatakan laut Indonesia yang seluas 6,4 juta kilometer persegi dan berada di posisi geostrategis sangat menguntungkan.


Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

7 jam lalu

Ancaman Resesi, Perencana Keuangan: Kalau Mau Healing, di Dalam Negeri Dulu

Untuk menjaga aliran dana atau cashflow saat resesi terjadi, Aidil mewanti-wanti masyarakat untuk menekan konsumsinya.


Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

7 jam lalu

Genap Berusia 75 Tahun, Ini Jejak Karier Luhut Binsar Pandjaitan di Militer, Politik dan Bisnis

Hari ini 28 September 2022, Luhut Binsar Pandjaitan genap berusia 75 tahun. Berikut jejak karier Menkomarinves ini di militer, politik, dan bisnis.


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

7 jam lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

9 jam lalu

Terkini Bisnis: Pedagang Pasar Keluhkan Mendag Banyak Pencitraan, RI Dianggap Super Power

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu siang dimulai dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memberikan sorotan tajam terhadap Mendag.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

11 jam lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

11 jam lalu

F1 H2O 2023 di Danau Toba, PUPR Akan Bangun Akses dan Infrastruktur Pendukung

PUPR akan mendukung gelaran Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H2O) yang digelar di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 24-26 Februari 2023.