CPNS 2018, Kuota Diaspora dan Atlet Berprestasi Sepi Pelamar

Presiden Joko Widodo berbincang dengan para peserta saat memberikan kuliah umum kepada ribuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Foto: Biro Pers Setpres.

TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang penutupan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2018 , beberapa jalur formasi khusus masih minim dilamar masyarakat. Jumlah pendaftar untuk jalur khusus diaspora dan jalur atlet berprestasi internasional hingga Jumat sore, 13 Oktober 2018 pukul 16.00 WIB masih di bawah seratus orang.

Baca juga: Ini Kuota Pendaftaran CPNS 2018 untuk Jakarta dan Sekitarnya

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan apabila hingga hari penutupan pendaftar jalur khusus itu masih di bawah kuota, maka kebijakan diserahkan kepada masing-masing instansi yang membuka formasi. "Tergantung kebijakan masing-masing instansi. Bisa saja dialihkan kepada formasi lain, setelah mendapat persetujuan Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)," ujar dia Kepada Tempo, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Hingga kemarin sore, pendaftar jalur diaspora tercatat sebanyak 75 orang. Dari jumlah tersebut, pelamar yang telah selesai mendaftar baru 9 orang. Adapun pada jalur atlet berprestassi internasional, jumlah pendaftarnya masih nihil. "Mungkin Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olah Raga) akan memfasilitasi mereka pada hari terakhir Senin, 15 Oktober 2018. Saya belum dapat info sama sekali," ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, meskipun masih banyak formasi yang sepi bahkan minim pendaftar, belum tentu kuota tersebut dialihkan ke formasi lainnya. "Tahun lalu malah ada beberapa fo4rmasi yang kosong karena minim pelamar."

Sementara itu, pada formasi khusus lainnya, misalnya formasi penyandang disabilitas, sudah dilamar oleh 2.373 pendaftar dengan 1.251 orang telah menyelesaikan pendaftaran. Sementara di formasi putra-putri Papua, akun pelamar mencapai 4.900 pendaftar dengan pelamar selesai daftar 2.580 orang.

Formasi lulusan terbaik hingga sore kemarin sudah dilamar oleh 19.169 orang dengan 16.158 orang telah selesai mendaftar. Pada formasi honorer kategori 2, sebanyak 7.556 orang telah mendaftar dengan 6.218 telah selesai mendaftar.

Secara umum, pendaftar CPNS hingga Jumat sore mencapai 4.228.686 orang. Dari jumlah tersebut, yang sudah selesai mendaftar baru tercatat 2.802.751 orang. Untuk formasi umum saja, akun pelamar mecapai 4.161.845 orang dengan total pelamar selesai daftar 2.776.653 orang.

Pendaftaran CPNS masih terbuka hingga dua hari ke depan, setelah berlangsung sejak 26 September dan akan berakhir pada 15 Oktober mendatang. Pendaftaran dilakukan melalui portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN), sscn.bkn.go.id. Selanjutnya, Pada 21 Oktober, akan diumumkan hasil seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan pencetakkan nomor ujian secara online pada 21-25 Oktober 2018.






Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

4 hari lalu

Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

Pemulihan pariwisata Yogyakarta tidak bisa sekadar membuat program-program dan paket wisata.


Segera Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar CPNS dan PPPK 2022

11 hari lalu

Segera Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftar CPNS dan PPPK 2022

Pendaftaran CPNS akan kembali dibuka pada pekan ketiga dan keempat September 2022. Apa saja syarat dan bagaimana cara mendaftarnya?


BKN Terima 4.750 Soal SKD CASN 2022, Apa Saja yang Akan Diujikan?

11 hari lalu

BKN Terima 4.750 Soal SKD CASN 2022, Apa Saja yang Akan Diujikan?

BKN telah menerima jumlah soal seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk tes CASN 2022. Seleksi ini akan dimulai pada pekan ketiga bulan September.


Mengenal Sistem Wajib Militer di Korea Selatan, Pengecualian Wamil untuk Siapa?

20 hari lalu

Mengenal Sistem Wajib Militer di Korea Selatan, Pengecualian Wamil untuk Siapa?

Korea Selatan mewajibkan Wajib Militer atau wamil bagi warga negaranya yang berjenis kelamin laki-laki. Pengecualian untuk siapa?


Mengenal Doping: Dari Sejarah Hingga Dampak ke Kesehatan

31 hari lalu

Mengenal Doping: Dari Sejarah Hingga Dampak ke Kesehatan

Doping adalah obat atau zat yang bisa meningkatkan stamina. Berdampak ke kesehatan dan ada sanksi keras bagi atlet yang terbukti memakai.


Sri Hartatik, Mantan Penerima Manfaat Sentra Terpadu yang Gigih Berlatih Panahan

48 hari lalu

Sri Hartatik, Mantan Penerima Manfaat Sentra Terpadu yang Gigih Berlatih Panahan

Sejak usia 3 tahun dia menjadi penyandang disabilitas karena polio pada kaki sebelah kanan.


Sandiaga: ASEAN Para Games 2022 Bangkitkan Ekonomi

50 hari lalu

Sandiaga: ASEAN Para Games 2022 Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan ASEAN Para Games membuka kesempatan bagi Indonesia untuk bangkit dari pandemi Covid-19.


Semangat Atlet Asean Para Games Harus Menjadi Inspirasi Semua Orang

53 hari lalu

Semangat Atlet Asean Para Games Harus Menjadi Inspirasi Semua Orang

Fitness Inclusivity Influencer Marcellino Indrawan mengatakan para atlet yang mengikuti ajang ASEAN Para Games 2022 adalah inspirasi bagi masyarakat.


Jumadi, Atlet Tertua dari Cabang Catur ASEAN Para Games 2022

53 hari lalu

Jumadi, Atlet Tertua dari Cabang Catur ASEAN Para Games 2022

Ajang ASEAN Para Games ke-11 di Solo juga menjadi kompetisi internasional pertama yang Jumadi ikuti.


Cabor Renang Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN University Games 2022

28 Juli 2022

Cabor Renang Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN University Games 2022

Berkat perolehan medali-medali tersebut Indonesia kini menjadi negara dengan perolehan medali terbanyak dengan total 10 medali.