BI Beri Pelatihan Ekonomi Syariah Ke Bank Sentral Suriname

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman menyampaikan hasil-hasil Forum Pembiayaan Infrastruktur dalam konferensi pers Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ICom/AM IMF-WBG//Nyoman Budhiana

TEMPO.CO, Nusa Dua - Bank Indonesia akan memberikan dukungan teknis dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah kepada Centrale Bank Van Suriname atau Bank Sentral Suriname. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal mengatakan dukungan kepada Bank Sentral Suriname akan diberikan berupa pelatihan peningkatan kapasitas pegawai.

Baca jugaBank Indonesia Tegaskan Pentingnya Memanfaatkan Big Data

"Dukungan capacity building akan diberikan berupa partisipasi/ keikutsertaan dalam program lokakarya/seminar internasional, kunjungan studi ke BI dan knowledge sharing dalam bentuk video conference," kata Agusman seperti dijelaskan dalam keterangan tertulisnya di Nusa Dua, Bali, Jumat, 12 Oktober 2018.

Adapun kesepakatan tersebut diambil di sela-sela acara Pertemuan IMF-World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali. Kesepakatan tersebut dilakukan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi dan Gubernur Bank Sentral Suriname, Glenn H. Gersie.

Agusman menjelaskan kesepakatan tersebut diambil setelah Bank Sentral Surimane meminta Bank Indonesia untuk memberikan dukungan mengenai ekonomi dan keuangan syariah. Agus melanjutkan selain Bank Indonesia ada pula Otoritas Jasa Keuangan yang akan memberikan pelaksanaan dukungan peningkatan kapasitas tersebut. Hal ini dilakuan karena topik mengenai ekonomi dan keuangan syariah juga berkaitan dengan bidang dan tugas dari Otoritas Jasa Keuangan.

Selain itu, BI akan memberikan dukungan teknis dalam topik mengenai kebijakan moneter, statistik makroprudensial dan moneter, serta instrumen bank sentral berupa likuiditas syariah jangka pendek dan instrumen lainnya.

Di bidang pembelajaran, sebagai anggota negara-negara South East Asian Central Banks (SEACEN), BI akan berusaha memberi kontribusi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Bank Sentral di negara-negara CMLV (Kamboja, Myanmar, Laos dan Vietnam).

Agus menuturkan pemberian dukungan teknis dalam bentuk pembelajaran merupakan salah satu bentuk koordinasi yang dapat dilakukan antarnegara, dalam hal ini antar bank sentral. Seperti terus ditekankan dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, koordinasi dan kerja sama antarnegara merupakan kunci menghadapi berbagai tantangan global saat ini.

"Permintaan capacity building dari Suriname disambut baik oleh Bank Indonesia, sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan ekonomi dan keuangan syariah, tak hanya di Indonesia namun juga di dunia," kata Agus yang juga menjadi Juru Bicara Pertemuan IMF-World Bank 2018.






Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

2 hari lalu

Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

Kebijakan Liz Truss memotong pajak dinilai memicu krisis Inggris


Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

3 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

3 hari lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

3 hari lalu

Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

Kalangan pengusaha tengah mempersiapkan perusahaan-perusahaannya menghadapi dampak resesi ekonomi global.


Erick Thohir Ingin Para Profesional dan Praktisi Level Global Kelola Pasar Ekonomi Syariah RI

7 hari lalu

Erick Thohir Ingin Para Profesional dan Praktisi Level Global Kelola Pasar Ekonomi Syariah RI

Erick Thohir mengungkapkan sejumlah faktor yang membuat Indonesia masih memiliki peluang memajukan ekonomi syariah


Bank Sentral Inggris Naikkan Suku Bunga Acuan jadi 2,25 Persen, Tertinggi Sejak Krisis 2008

9 hari lalu

Bank Sentral Inggris Naikkan Suku Bunga Acuan jadi 2,25 Persen, Tertinggi Sejak Krisis 2008

Bank Sentral Inggris atau Bank of England (BoE) kembali menaikkan suku bunga acuan pada hari Kamis, 22 September 2022.


Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2023 Bisa di Bawah 5,3 Persen, Kenapa?

31 hari lalu

Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2023 Bisa di Bawah 5,3 Persen, Kenapa?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada potensi penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 dari semula sebesar 5,3 persen.


Inflasi Jerman Naik Lagi

32 hari lalu

Inflasi Jerman Naik Lagi

Inflasi di Jerman tetap naik meskipun Pemerintah Jerman memberlakukan kebijakan, yang diharapkan bisa menahan laju inflasi


Menuju Bank Sentral Digital, Bank Indonesia Bangun Gudang Data Platform Digital

37 hari lalu

Menuju Bank Sentral Digital, Bank Indonesia Bangun Gudang Data Platform Digital

Bank Indonesia (BI) sedang mengembangkan Digital ID untuk membangun pergudangan data platform digital BI secara nasional.


Besok Lowongan Kerja di Bank Indonesia Ditutup, Begini Contoh Soal Tes Tulisnya

39 hari lalu

Besok Lowongan Kerja di Bank Indonesia Ditutup, Begini Contoh Soal Tes Tulisnya

Bank Indonesia membuka lowongan kerja lewat jalur Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) 2022. Seperti apa contoh soal tes tulisnya?