Bank Indonesia: Industri Pengolahan Tumbuh Ekspansif

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan pidato pembuka saat Indonesia Investment Forum 2018 di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal mengatakan Survei Kegiatan Dunia Usaha Triwulan III-2018 menunjukkan kegiatan usaha tumbuh positif. Meskipun, kata Agusman tidak setinggi pertumbuhan periode triwulan sebelumnya.

BACA: Agustus 2018, BI: Penjualan Eceran Meningkat karena Asian Games

"Hal tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada triwulan III-2018 sebesar 14,23 persen, lebih rendah dari 20,89 persen pada triwulan II-2018," kata Agusman dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Oktober 2018. 

Agusman mengatakan peningkatan kegiatan usaha terutama pada sektor industri pengolahan, antara lain didorong oleh terjaganya permintaan di pasar domestik. Perbaikan sektor industri pengolahan juga tercermin pada Prompt Manufacturing Index (PMI) – SKDU yang berada pada fase ekspansi pada triwulan III-2018 dengan indeks sebesar 52,02 persen.

"Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha, tingkat penggunaan tenaga kerja pada triwulan III-2018 terindikasi tumbuh positif atau SBT 3,44 persen, meski tidak setinggi triwulan II-2018 atau SBT 4,73 persen," kata Agusman.

Demikian pula, kata Agusman, rata-rata kapasitas produksi terpakai pada triwulan III 2018 yang sebesar 75,33 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 78,40 persen pada triwulan sebelumnya. Dari sisi keuangan, kondisi likuiditas dan rentabilitas dunia usaha pada triwulan III-2018 tetap baik, dengan akses terhadap kredit perbankan yang relatif mudah.

"Ke depan, ekspansi kegiatan usaha diperkirakan terus berlanjut. Hal ini terindikasi dari SBT perkiraan kegiatan usaha triwulan IV-2018 sebesar 8,26 persen," ujar Agusman.

Menurut Agusman sesuai dengan pola historisnya, peningkatan kegiatan usaha pada triwulan IV-2018 tersebut diperkirakan tidak setinggi triwulan sebelumnya atau SBT 14,23 persen. Berdasarkan sektor ekonomi, menurut Bank Indonesia, peningkatan kegiatan usaha pada triwulan IV 2018 diperkirakan terjadi terutama pada sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan, serta sektor pengangkutan dan komunikasi.

 






Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

7 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Layanan BI Fast Tahap IV Gandeng 10 Mitra Bank, Apa Saja?

1 hari lalu

Layanan BI Fast Tahap IV Gandeng 10 Mitra Bank, Apa Saja?

Sepuluh mitra bank resmi menjadi peserta BI Fast tahap IV melalui Multi-tenancy Infrastruktur Sharing PT Rintis Sejahtera.


OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

3 hari lalu

OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis untuk mewujudkan industri keuangan yang sehat, tumbuh, serta mengutamakan perlindungan konsumen.


Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

4 hari lalu

Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

Solo Great Sale 2022 atau SGS 2022 bakal dibuka mulai Ahad, 25 September 2022. Target transaksi dalam SGS yang semula dipatok senilai Rp 1,3 triliun, dinaikkan jadi Rp 2 triliun


Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

5 hari lalu

Bank Indonesia: Modal Asing Keluar Rp 3,53 T Pekan Ini, Terbanyak dari SBN

Bank Indonesia mencatat, aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan dalam negeri terjadi selama sepekan ini. Terutama dari pasar surat berharga negara (SBN).


Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

5 hari lalu

Bank Indonesia Prediksi Inflasi September 1,1 Persen, BBM dan Tarif Angkutan Penyumbang Utama

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada September 2022 mencapai 1,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).


Suku Bunga BI Naik Agresif, Pengusaha: Ekonomi dan Daya Beli Turun, Inflasi Semakin Tinggi

5 hari lalu

Suku Bunga BI Naik Agresif, Pengusaha: Ekonomi dan Daya Beli Turun, Inflasi Semakin Tinggi

Pengusaha memperkirakan tingkat inflasi tetap tinggi meski kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia agresif.


Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

5 hari lalu

Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

Kemarin, BI mengerek suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin.


Suku Bunga Acuan Naik jadi 4,25 Persen, Kadin: Pengusaha Tingkatkan Efisiensi

5 hari lalu

Suku Bunga Acuan Naik jadi 4,25 Persen, Kadin: Pengusaha Tingkatkan Efisiensi

Kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia menjadi 4,25 persen dinilai akan menambah beban berat yang harus dipikul kalangan pengusaha.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.