Harga BBM Permium Batal Naik. Begini Dampaknya ke Pertamina

Petugas mengisi Premium ke tangki sepeda motor di salah satu SPBU di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018. Hukum ekonomi mengatur bahwa BBM, yang bahan baku utamanya minyak mentah, memang harus naik harganya jika harga minyak mentah dunia naik. Harga minyak mentah dunia sudah naik lebih dari dua kali lipat atau 200 persen sejak 2016 berkisar US$ 32 per barel, dan saat ini melambung di kisaran US$ 80 per barel. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan pemerintah yang batal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium berpengaruh pada PT Pertamina (Persero). Meski begitu, perusahaan pelat merah itu tetap yakin kondisi keuangan baik-baik saja. 

Baca: Maju Mundur Kenaikan BBM, Komunikasi Kabinet Jokowi Dipersoalkan

“Kondisi keuangan kita baik-baik saja di semester I/2018. Ada tekanan harga minyak, nilai tukar memang pasti menekan Pertamina,” ujar Sekretaris Perusahaan Pertamina Syahrial Muchtar, Kamis, 11 Oktober 2018.

Berdasarkan data Pertamina, harga keekonomian Premium pada Januari 2017 sebesar Rp 6.900 per liter. Saat itu, harga minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP) di level US$ 51,09 per barel.

Bandingkan dengan ICP September 2018 sebesar US$ 74,88 per barel dan harga keekonomian Premium jauh di atas Rp 6.900 per liter. Apalagi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada saat ini lebih rendah dibandingkan dengan Januari 2017.

Tak hanya itu, selain selisih harga jual, volume penjualan BBM dengan kadar oktan (research octane number/RON) 88 pada tahun ini lebih besar dibandingkan dengan realisasi pada 2017 sebanyak 7,03 juta kiloliter (kl). Di sisi lain, Pertamina mengakui terbebani dalam hal distribusi Premium karena harga minyak mentah terus naik dan nilai tukar rupiah melemah.

Syahrial menjelaskan, kondisi keuangan perusahaan itu tak tergangu karena beban itu masih bisa dikompensasi dari hulu migas yang masih menguntungkan. "Beban penjualan Premium kompensasinya di-support dari proyek yang diberikan pemerintah," katanya.

Adapun proyek-proyek di hulu migas yang diberikan pemerintah sebagai support merespons beban penjualan Premium "Proyek-proyek yang sedang berjalan, itu grow down dan memang baru dirasakan 2 tahun mendatang," ucapnya.

Walaupun tertekan di sektor hilir, Pertamina tetap meraup keuntungan di sektor hulu. Syahrial mencontohkan capaian anak usaha seperti PT Pertamina EP. Tidak hanya itu, pertumbuhan konsumsi Perta Series juga membantu menutup beban di sektor hilir.

Ke depan, Pertamina optimistis kinerja keuangan dapat lebih baik, dengan rencana kerja yang terus diarahkan menekan impor. "Masalah laba jelas ada penyesuaian, dan sedang kami ajukan revisi RKAP-nya. Maaf kami belum dapat sampaikan sekarang," kata Syahrial.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR Ramson Siagian menyebut bahwa beban keua­ngan Pertamina akan semakin melebar dengan tidak adanya penyesuaian harga BBM jenis penugasan, yaitu Premium. Dari hasil rapat kerja dewan dengan Pertamina, kinerja keuangan perseroan pada tahun ini cukup mengkhawatirkan.

“Kami sudah melihat kinerja keua­ngan mereka , tetapi tentu tidak bisa terbuka soal ini. Akan tetapi, menurut kami, itu berat. Apalagi mereka perlu investasi untuk mengelola berbagai blok terminasi,” kata Ramson.

Politikus dari Partai Gerindra ini mengungkapkan, kendati sektor hulu migas Pertamina memberikan dukungan, tetapi sektor hulu belum dapat menutupi beban usaha di sektor hilir migas. Padahal dengan penundaan itu, selisih harga jual dan tingkat keekonomian Premium semakin lebar.

Selain itu, lanjut Ramson, dengan kondisi melemahnya nilai tukar rupiah ditambah dengan melonjaknya harga minyak dunia, setidaknya sekitar US$ 2 miliar devisa tergerus atas impor minyak mentah maupun produk BBM. “Benar kalau Pertamina tidak pernah bicara beban penjualan Premium karena otoritasnya di pemerintah,” ucapnya.

Baca: Begini Penjelasan Dirut Pertamina soal BBM Premium Batal Naik

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan, kenaikan harga seri Pertamax dan Perta Dex di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum telah sangat membantu kinerja Pertamina. Ia mengklaim keuangan Pertamina saat tetap dalam kondisi baik meski tidak menaikkan harga BBM Premium.

BISNIS






Penyebab Pertalite Lebih Boros dari Pertamax, Berikut Cara Membuktikannya

2 jam lalu

Penyebab Pertalite Lebih Boros dari Pertamax, Berikut Cara Membuktikannya

Pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan bahwa Pertamax merupakan jenis BBM yang lebih irit dibandingkan dengan Pertalite.


Ojol Bakal Terima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Mulai Oktober, Apa Saja Syaratnya?

4 jam lalu

Ojol Bakal Terima BLT UMKM Rp 1,2 Juta Mulai Oktober, Apa Saja Syaratnya?

Selain pengemudi ojol, nelayan juga turut menjadi sasaran penerima bansos berupa BLT UMKM yang akan cair mulai bulan Oktober mendatang.


Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

5 jam lalu

Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

Bertahun-tahun hanya sebatas wacana, percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya terealisasi berkat komitmen pemerintah daerah.


Aspirasinya Tak Ditanggapi, Serikat Petani Ancam Lakukan Reforma Agraria Versi Rakyat

1 hari lalu

Aspirasinya Tak Ditanggapi, Serikat Petani Ancam Lakukan Reforma Agraria Versi Rakyat

Partai Buruh dan Serikat Petani Indonesia (SPI) menggelar demo Hari Tani Nasional di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.


Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

1 hari lalu

Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

Kapolda Metro Fadil Imran tak mempermasalahkan ada demo berjilid-jilid setelah Presiden Jokowi menaikkan harga BBM. Asal tak melanggar hukum.


Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

1 hari lalu

Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

Kapolda Metro Fadil Imran mau memindahkan lokasi demonstrasi agar tidak perlu lagi melakukan penutupan jalan dan tak perlu menurunkan banyak polisi.


Gapasdap: 6 Perusahaan Kapal Penyeberangan Sudah Bangkrut

1 hari lalu

Gapasdap: 6 Perusahaan Kapal Penyeberangan Sudah Bangkrut

Khoiri mengatakan para pengusaha kapal mendesak pemerintah segera memberlakukan kenaikan tarif angkutan penyeberangan.


Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

1 hari lalu

Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

Perbincangan soal Pertalite lebih boros ketimbang Pertamax ramai di media sosial. Sejumlah pakar menyoroti isu ini.


Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

1 hari lalu

Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

Pertamina mengklaim kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak berubah.


Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

1 hari lalu

Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

Mereka menilai kebijakan yang diambil Jokowi justru menyebabkan tidak stabilnya perekonomian rakyat.