Sri Mulyani Dorong Keuangan Syariah Berperan dalam Pembiayaan Infrastruktur

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri) berbincang dengan sejumlah delegasi dari Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) saat menghadiri Remark MIGA - LPEI Cocktail pada rangkaian Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018. ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Jefri Tarigan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong investor dan para pelaku keuangan syariah di Indonesia untuk terlibat dalam pembiayaan infrastruktur, khususnya dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha atau KPBU.

BACA: Sri Mulyani: Kawasan Asia Timur Hadapi Lima Tantangan Ini

“Bila melihat kebutuhan Indonesia akan pembangunan infrastruktur saat ini, masih ada gap yang harus kita isi. Karena itu, menerapkan pembiayaan berbasis syariah dalam KPBU merupakan platform alternatif yang baik untuk skala lokal maupun global” kata Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 Oktober 2018.

Hal itu Sri Mulyani sampaikan hadapan peserta diskusi yang bertema Investor Roundtable on Islamic Infrastructure Finance sebagai bagian dari Pertemuan Tahunan IMF-WBG di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali.

BACA: Sri Mulyani: Ekonomi Bali Naik, Bakal Lampaui Biaya IMF - WB

Sri Mulyani mengatakan potensi pelibatan keuangan syariah dalam pembangunan, khususnya terkait pembiayaan infrastruktur sangat besar terutama bila melihat berbagai perkembangan dunia saat ini. Dalam satu dekade terakhir, kata Sri Mulyani, keuangan Islam menjadi salah satu segmen yang berkembang sangat cepat dalam industri keuangan global.

“Karena itu saya berharap, dengan melibatkan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam Kerjasama Pemerintah dan Bada Usaha, maka akan berpeluang untuk mendatangkan pandanaan yang cukup besar dari para investor Muslim yang selama ini enggan terlibat dalam pembiayaan berbasis konvensional” ujar Sri Mulyani.

Berdasarkan laporan terbaru, ujar Sri Mulyani, infrastruktur global membutuhkan sekitar US$ 3-4 triliun per tahun hingga tahun 2030. Sementara pendanaan yang tersedia dari pemerintah dan Multilateral Development Bank per tahun, hanya sekitar US$ 300 miliar. McKinsey juga mencatat bahwa investor institusional memiliki dana sebesar US$ 120 trilun yang tersimpan di bank. Karena itu, menurut dia, pihak swasta memiliki kesempatan besar untuk memainkan peran penting dalam mengatasi kesenjangan pendanaan tersebut.






Ribuan Pengunjung Padati ULTRA Beach Bali 2022

8 jam lalu

Ribuan Pengunjung Padati ULTRA Beach Bali 2022

Festival DJ (Disc Jockey) ULTRA Beach Bali 2022 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta Bali sukses digelar dengan menghadirkan penampil kelas dunia


Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

11 jam lalu

Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan perubahan iklim merupakan ancaman global yang sangat serius sesudah pandemi COVID-19.


Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

13 jam lalu

Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir menyampaikan pidato kepada lulusan 2.397 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN hari ini.


Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

2 hari lalu

Pendukung Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Tunda Pembangunan Infrastruktur

Pendukung Anies Baswedan meminta Presiden Jokowi menggunakan APBN untuk lebih fokus untuk membantu masyarakat menghadapi resesi ekonomi.


Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

3 hari lalu

Menteri PUPR Targetkan Bendungan Manikin NTT Rampung di Awal 2024

Menteri PUPR mengatakan pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ditargetkan selesai pada awal 2024.


Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

3 hari lalu

Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

Jokowi memerintahkan Basuki mengebut 21 proyek berdasarkan hasil rapat dan kunjungan lapangan.


Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

3 hari lalu

Pertemuan Menteri Pertanian G20, FAO: Harga Makanan dan Pupuk Naik Jadi Pendorong Krisis Pangan

Pada Pertemuan Menteri Pertanian G20, Dirjen FAO memperingatkan implikasi berbahaya krisis pangan dari melonjaknya harga makanan dan pupuk.


Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

3 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat di Posisi Rp 15.195

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih lebih baik ketimbang negara lain.


Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

3 hari lalu

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu, Sri Mulyani Sebut Mata Uang Negara Lain Lebih Loyo

Sri Mulyani mengatakan depresiasi rupiah masih lebih rendah ketimbang negara lain, yakni 6,1 persen.


Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

3 hari lalu

Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

Pemerintah Provinsi Bali akan memprioritaskan penggunaan kendaraan listrik di tempat wisata. baik mobil listrik maupun motor listrik.