Senin, 22 Oktober 2018

Via Twitter, Fadli Zon: Naik Naik BBM Naik, Tinggi Tinggi Sekali

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon (tengah) memberikan pernyataan kepada wartawan di depan rumah Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Kamis, 9 Agustus 2018. Sejumlah anggota Partai Gerindra yang hadir belum mau memberikan pernyataan tentang cawapres pendamping Prabowo yang akan dideklarasikan malam ini. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Wakil Ketua Partai Gerindra Fadli Zon (tengah) memberikan pernyataan kepada wartawan di depan rumah Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Kamis, 9 Agustus 2018. Sejumlah anggota Partai Gerindra yang hadir belum mau memberikan pernyataan tentang cawapres pendamping Prabowo yang akan dideklarasikan malam ini. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Jakarta – Wakil Ketua DPR sekaligus politikus Gerindra, Fadli Zon, menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menaikkan harga bahan bakar minyak non-subsidi. Sindiran itu Fadli sampaikan melalui akun Twitter miliknya di @fadlizon.

    Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Fadli Zon Siapkan Serangan Balik

    "NAIK NAIK BBM NAIK, TINGGI TINGGI SEKALI, NAIK NAIK LISTRIKPUN NAIK, TINGGI TINGGI SEKALI, NAIK NAIK PAJAK PUN NAIK, TINGGI TINGGI SEKALI, KIRI KANAN KULIHAT SAJA BANYAK RAKYAT SENGSARA 2x,” cuit Fadli pada 10 Oktober 2018.

    Di akhir lirik, Fadli menambahkan tanda pagar #2019GantiPresiden dan #2019PrabowoSandiMenang.

    Cuitan Fadli itu lalu mendapat retweet lebih dari 1.500 kali dan suka sebanyak 3.407 dari warganet di Twitter. Berbagai tanggapan, soal cuitan itu pun juga ramai dialamatkan warganet kepada Fadli, mulai dari yang pro hingga kontra.

    Cuitan Fadli tersebut merupakan tanggapan atas pengumuman kenaikan harga BBM non-subsidi.Per 10 Oktober 2018, Pertamina menaikkan harga bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamax Series dan Dex Series serta biosolar.

    Untuk wilayah DKI Jakarta, harga jual Pertamax menjadi Rp 10.400 dari Rp 9.500 per liter, Pertamax Turbo naik menjadi Rp 12.250 dari Rp 10.700 per liter, Pertamina Dex menjadi Rp 11.850 dari Rp 10.500 per liter, Dexlite menjadi Rp 10.500 dari Rp 9.000 per liter dan biosolar nonsubsidi menjadi Rp 9.800 per liter.

    Berbeda dengan Fadli Zon, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan kenaikan harga BBM non subsidi masih dalam kisaran yang wajar jika melihat harga minyak dan nilai tukar rupiah. Adapun Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin, mengatakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi mulai Rabu adalah upaya tanggung jawab pemerintah untuk menjaga keadilan dalam bidang ekonomi.

    VINDRY FLORENTIN | HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.