Indef: Harga Premium Batal Naik Jadi Sentimen Negatif di Pasar

Reporter

Sejumlah kendaraan bermotor roda dua mengisi BBM di sebuah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) doi kawasan Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan, 5 Januari 2016. Mulai hari ini pemerintah memutuskan harga premium turun sebesar Rp150 menjadi Rp7.150 per liter. TEMPO/Iqbal Lubis

Jakarta - Harga premium batal naik, ekonom Instute For Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut inkonsistensi kebijakan energi yang dilakukan pemerintah menciptakan sentimen negatif kepada pasar.

Baca juga: BBM Premium Naik Jadi Rp 7 Ribu per Liter, Pengamat: Masih Wajar

"Selain di pasar keuangan, juga investor yang ingin masuk ke sektor minyak dan gas jadi hold dulu. Memasuki tahun politik resiko kebijakan makin besar," ujar Bhima kepada Tempo, Rabu, 10 Oktober 2018.

Berdasarkan prediksi Bhima, kebijakan tidak konsisten pemerintah itu bakal membuat Indeks Harga Saham Gabungan anjlok ke level 5.800, setelah ditutup pada level 5.820,668 pada Rabu sore.

Sementara, para investor asing kemungkinan akan memasang posisi jual dan posisi tahan. Sementara calon investor yang asalnya berniat masuk ke Indonesia diperkirakan akan pindah ke pasar lain. "Ini dalam seminggu net sales asing nya sudah keluar 4,2 triliun dari pasar saham," kata dia.

Pemerintah memutuskan menunda kenaikan harga BBM Premium yang sebelumnya direncanakan Rp 7.000 per liter mulai hari ini, Rabu, 10 Oktober 2018. Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Pertamina belum siap menaikkan Premium lantaran pada hari ini telah mengumumkan kenaikan harga untuk Pertamax series dan Pertadex series.

"Pertamina mengatakan belum siap naikkan dua kali BBM," kata Fajar. Selain itu, kenaikan harga BBM Premium, kata dia, biasanya dirapatkan terlebih dahulu dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, sesuai dengan peraturan yang ada.

Pada mulanya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Ignasius Jonan mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM Premium menjadi Rp 7000 per liter mulai hari ini, Rabu, 10 Oktober 2018. Kenaikan harga ini, kata Jonan, akan berlaku di wilayah Jawa, Madura dan Bali.

"Pemerintah mempertimbangkan Premium mulai hari ini jam 18.00 WIB, paling cepat, tergantung dari persiapan Pertamina mensosialisasikan sebanyak 2500 SPBU yang menjual Premium naik sekitar 7 persen," kata Jonan saat mengelar konferensi pers di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Rabu.

Jonan mengatakan untuk kenaikan Premium di Jawa, Madura dan Bali naik dari Rp 6.550 per liter menjadi Rp 7.000 per liter. Sedangkan, kenaikan di luar Jawa, Madura dan Bali naik menjadi Rp 6.900 per liter dari sebelumnya, Rp 6.450 per liter.

Jonan menuturkan premium naik berkaitan dengan harga minyak mentah dunia yang juga ikut naik sejak awal tahun lalu. Menurut mantan Menteri Perhubungan tersebut, harga minyak mentah jenis Brent telah naik sebanyak 30 persen sedangkan kenaikan ICP telah naik sebanyak 25 persen.

DIAS PRASONGKO






Besok, Kemenhub Panggil Operator Kapal untuk Bahas Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan

19 menit lalu

Besok, Kemenhub Panggil Operator Kapal untuk Bahas Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan

Pemerintah berencana mengerek tarif angkutan penyeberangan rata-rata sebesar 11,79 persen per golongan.


Dapat BLT Rp 1,2 Juta, Driver Ojek Online: Ibarat Obat Pereda Nyeri

2 jam lalu

Dapat BLT Rp 1,2 Juta, Driver Ojek Online: Ibarat Obat Pereda Nyeri

Dia khawatir pemberian BLT UMKM ke driver ojek online itu dimanfaatkan oleh pihak aplikator untuk menekan biaya perusahaan dan kemudian lepas tangan.


Terkini Bisnis: Rencana Grup Ciputra Usai Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Harga Minyak Dunia Melemah

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Rencana Grup Ciputra Usai Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Harga Minyak Dunia Melemah

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari Grup Ciputra yang menyiapkan hunian baru usai Tol Serpong - Balaraja diresmikan.


Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

Harga minyak dunia tertekan oleh kekhawatiran terhadap resesi ekonomi global dan lonjakan nilai tukar dolar AS. Bagaimana nasib harga BBM di RI?


Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

2 hari lalu

Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

Kapolda Metro Fadil Imran tak mempermasalahkan ada demo berjilid-jilid setelah Presiden Jokowi menaikkan harga BBM. Asal tak melanggar hukum.


3.000 Buruh dan Petani Akan Demo di Istana Negara Hari Ini, Tolak Kenaikan Harga BBM

2 hari lalu

3.000 Buruh dan Petani Akan Demo di Istana Negara Hari Ini, Tolak Kenaikan Harga BBM

Buruh akan menggelar mogok nasional pada akhir November atau awal Desember jika demo tak digubris oleh pemerintah.


Di Bawah Guyuran Hujan, Massa Aksi Bela Rakyat Salat Maghrib di Patung Kuda

2 hari lalu

Di Bawah Guyuran Hujan, Massa Aksi Bela Rakyat Salat Maghrib di Patung Kuda

Massa Gerakan Nasional Pembela Rakyat yang menamakan diri Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM.


Hujan Turun, Massa Aksi Bela Rakyat Tetap Bertahan di Patung Kuda Tolak Harga BBM Naik

2 hari lalu

Hujan Turun, Massa Aksi Bela Rakyat Tetap Bertahan di Patung Kuda Tolak Harga BBM Naik

Orator meminta massa Aksi Bela Rakyat untuk tetap bertahan di Patung Kuda. Menunggu perintah ulama.


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

2 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

3 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.