BBM Premium Naik Jadi Rp 7 Ribu Per Liter, Pengamat: Masih Wajar

Massa yang tergabung dalam Aliansi BEM se Jabodetabek Banten menuntun motor mereka saat melakukan aksi long march di depan Kementerian BUMN, Jakarta, 10 April 2018. Mereka menggelar aksi long march dari Kementerian BUMN menuju Istana Negara untuk menolak kenaikan harga BBM dan menuntut pemerintah untuk menjamin BBM subsidi bagi masyarakat. ANTARA/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada, A Tony Prasetiantono menilai rencana kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM premium ke Rp 7.000 per liter masih di bawah batas kewajaran.

BACA: Jonan: BBM Premium Naik Jadi Rp 7000 per Liter Petang Ini

"Menurut saya masih affordable karena kenaikannya di bawah 10 persen," ujar Tony kepada Tempo, Rabu, 10 Oktober 2018. Kendati demikian, Tony melihat langkah tersebut tetap mengandung risiko sosial-politik ke depannya. "Tapi masyarakat tidak akan terlalu merespons berlebihan."

Menurut Tony, saat ini pemerintah tidak memiliki pilihan lain untuk menyehatkan fiskal, selain menaikkan harga premium. Apalagi bila mengingat harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik dan kini menembus 80 dolar per barel.

"Namun, ada harapan tahun depan harga minyak dunia bisa turun, seiring dengan peningkatan produksi shale oil di AS, yang puncaknya bakal terjadi pada 2020," ujar Tony. Jika tidak dinaikkan, ujar dia, subsidi BBM bakal melonjak dari Rp 100 triliun menjadi Rp 150 triliun.

BACA: Harga Minyak Mentah Naik, Pertamax Jadi Rp 10.400 per Liter

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Ignasius Jonan mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM Premium menjadi Rp 7000 per liter mulai hari ini, Rabu, 10 Oktober 2018. Kenaikan harga ini, kata Jonan, akan berlaku di wilayah Jawa, Madura dan Bali.

"Pemerintah mempertimbangkan Premium mulai hari ini jam 18.00 WIB, paling cepat, tergantung dari persiapan Pertamina mensosialisasikan sebanyak 2500 SPBU yang menjual Premium naik sekitar 7 persen," kata Jonan saat mengelar konferensi pers di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Rabu.

Jonan mengatakan untuk kenaikan Premium di Jawa, Madura dan Bali naik dari Rp 6.550 per liter menjadi Rp 7.000 per liter. Sedangkan, kenaikan di luar Jawa, Madura dan Bali naik menjadi Rp 6.900 per liter dari sebelumnya, Rp 6.450 per liter.

Jonan menuturkan kenaikan tersebut berkaitan dengan harga minyak mentah dunia yang juga ikut naik sejak awal tahun lalu. Menurut mantan Menteri Perhubungan tersebut, harga minyak mentah jenis Brent telah naik sebanyak 30 persen sedangkan kenaikan ICP telah naik sebanyak 25 persen.

"Ini pertimbanganya karena naik terus ini ICP, kurang lebih 25 persen, karena Pertamina belinya minyak bagian ini naik terus. Karena itu pemerintah sesuai arahan Presiden, premium dinaikan," kata dia.

DIAS PRASONGKO






Isuzu Bagikan Tips ke Konsumen saat Biodiesel B35 Diberlakukan Bulan Depan

1 hari lalu

Isuzu Bagikan Tips ke Konsumen saat Biodiesel B35 Diberlakukan Bulan Depan

Isuzu mengingatkan kepada konsumen pengguna biodiesel B35 untuk melakukan perawatan secara berkala sesuai dengan instruksi di buku manual.


Perbedaan Paket Netflix Ponsel hingga Premium, Bagaimana Bisa Dapat Film Tanpa Iklan?

1 hari lalu

Perbedaan Paket Netflix Ponsel hingga Premium, Bagaimana Bisa Dapat Film Tanpa Iklan?

Netflix menawarkan setidaknya empat paket langganan bagi para peggunanya, yaitu ponsel, dasar, standar, dan premium. Berikut perbedaannya.


Pertamax Turun Rp 1.100, Ini Harga Terbaru BBM Pertamina

1 hari lalu

Pertamax Turun Rp 1.100, Ini Harga Terbaru BBM Pertamina

Harga Pertamax dan BBM non-subsidi Pertamina turun. Dipengaruhi anjloknya harga minyak mentah dunia.


MTI: Insentif Kendaraan Listrik Sebaiknya Diberikan di Wilayah yang Sulit Akses BBM

3 hari lalu

MTI: Insentif Kendaraan Listrik Sebaiknya Diberikan di Wilayah yang Sulit Akses BBM

Ketua Bidang Advokasi MTI Djoko Setijowarno menanggapi soal rencana pemerintah memberikan insentif pembelian kendaraan listrik.


Tingkat Kepuasan Publik ke Jokowi Melonjak, Erick Thohir Beberkan Alasannya

3 hari lalu

Tingkat Kepuasan Publik ke Jokowi Melonjak, Erick Thohir Beberkan Alasannya

Erick Thohir membeberkan alasan tingginya tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi yang mencapai 76,2 persen, tertinggi sejak 2015.


Mendag Zulkifli Hasan: Harga Beras yang Mahal Hanya Premium, Medium Dijamin Pemerintah

8 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan: Harga Beras yang Mahal Hanya Premium, Medium Dijamin Pemerintah

Mendag Zulkifli Hasan memastikan, tingginya harga beras yang dikeluhkan masyarakat hanyalah beras premium, sementara beras medium masih normal.


Potongan Harga BBM BP 92 Jadi Rp 12.509 per Liter, Ini Syaratnya

10 hari lalu

Potongan Harga BBM BP 92 Jadi Rp 12.509 per Liter, Ini Syaratnya

BP Indonesia memberikan potongan harga BBM (bahan bakar minyak) jenis BP 92.. Berikut daftar harganya:


Tangki Mobil Kemasukan Air, Simak Dampaknya

11 hari lalu

Tangki Mobil Kemasukan Air, Simak Dampaknya

Air yang masuk ke tangki mobil atau tangki bensin akan menimbulkan masalah serius apabila tidak ditangani segera.


Inilah Ciri-ciri Filter Bensin Mobil Bermasalah

13 hari lalu

Inilah Ciri-ciri Filter Bensin Mobil Bermasalah

Filter bensin yang kotor akan membuat lampu indikator check engine di panel instrumen menyala.


Tak Ada Larangan Beli BBM Subsidi di SPBU Berbeda, Ini Penjelasan Pertamina

14 hari lalu

Tak Ada Larangan Beli BBM Subsidi di SPBU Berbeda, Ini Penjelasan Pertamina

PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa tidak ada larangan bagi masyarakat untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.