Ruang Perkantoran Bakal Kembali Terisi di Kuartal III 2018

Gedung-gedung bertingkat dikawasan Central Business Distrik di Jakarta, 9 September 2017. James juga mengatakan permintaan ruang perkantoran di CBD area masih stagnan sepanjang 2016. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Konsultan properti Jones Lang Lasalle (JLL) menyatakan ruang perkantoran mulai kembali terisi pada triwulan ketiga 2018. "Pasar perkantoran selama triwulan ketiga tetap positif meski tidak sebesar triwulan sebelumnya," ujar Kepala Riset JLL James Taylor di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu, 10 Oktober 2018.

Baca: Konsultan: 11 Perkantoran Beroperasi di Luar Daerah Sentra Bisnis

Selama periode ini, kata Taylor, sebanyak 37 ribu meter persegi ruangan kantor terserap di kawasan pusat bisnis atau central business district. Apabila dilihat dari jenis perusahaan yang menempati ruang perkantoran, James melihat hampir setengah ruang perkantoran gedung grade A di kawasan bisnis diisi oleh perusahaan berbasis teknologi, seperti Go-Jek, Grab, dan Wework.

Kendati tingkat penyerapan cukup tinggi, James mengatakan tingkat hunian tetap tertekan di angka 78 persen lantaran banyaknya pasokan gedung yang selesai di bangun beberapa waktu terakhir.

Pada triwulan ini, ada satu gedung yang baru selesai dibangun di kawasan bisnis Sudirman, yaitu Revenue Tower dengan luas ruangan sekitar 36 ribu meter persegi. JLL memperkirakan akan ada pasokan ruangan anyar sebesar 540 ribu meter persegi hingga akhir tahun ini, sehingga akan membuat tingkat hunian terus tertekan dan mengalami stabilisasi pada 2020 mendatang.

Sementara di luar kawasan bisnis, kantor yang terserap untuk gedung grade B adalah seluas 25 ribu meter persegi. Angka ini adalah yang tertinggi sejak awal tahun. "Sejumlah relokasi, konsolidasi, dan ekspansi masih tetap terjadi," ujar James.

Baca: Bank Indonesia: Bisnis Sewa Kantor di Bali Tercatat Stabil

James mengatakan adanya gedung baru di kawasan non CBD telah berhasil menstabilkan tingkat hunian di kawasan TB Simatupang dan Jakarta Selatan.Suplai anyar di kawasan non CBD, kata James, mencapai sekitar 34 ribu meter persegi. Oleh karena itu, pada triwulan III 2018, ujar James, tingkat hunian di kawasan non CBD berhasil stabil di angka 76 persen setelah sebelumnya terus mengalami penurunan pada 2014 - 2016.

Simak berita terkait perkantoran hanya di Tempo.co.






Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

6 hari lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

8 hari lalu

Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

Laporan tren pasar properti sejalan dengan angka pertumbuhan positif ketiga provinsi dalam periode Januari-Mei 2022.


Suku Bunga Acuan dan Harga BBM Naik, Target Prapenjualan Ciputra Tetap di Rp8,2 Triliun

19 hari lalu

Suku Bunga Acuan dan Harga BBM Naik, Target Prapenjualan Ciputra Tetap di Rp8,2 Triliun

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) telah mengantongi marketing sales atau prapenjualan Rp1,9 triliun sampai dengan kuartal I-2022.


BCA Ungkap Masa Tenor dan Harga Rumah Favorit KPR

21 hari lalu

BCA Ungkap Masa Tenor dan Harga Rumah Favorit KPR

Melalui rangkaian acara BCA Expo Hybrid 2022 akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama nasabah BCA.


Semakin Banyak Milenial yang Lebih Pilih Tinggal di Apartemen

31 hari lalu

Semakin Banyak Milenial yang Lebih Pilih Tinggal di Apartemen

Properti berupa apartemen mengalami kenaikan peminat yang sangat tinggi dibanding tahun sebelumnya. Kebanyakan peminatnya adalah generasi milenial.


Kelebihan Membeli Rumah Bekas Huni Dibanding yang Baru

32 hari lalu

Kelebihan Membeli Rumah Bekas Huni Dibanding yang Baru

Membeli rumah sekunder atau yang telah berpindah tangan dari pemilik pertama kepada pihak lain memiliki beberapa kelebihan. Berikut di antaranya.


Terkini Bisnis: Harga Properti Jakarta Semakin Naik karena IKN, Stok Pertalite Habis Bulan Depan

35 hari lalu

Terkini Bisnis: Harga Properti Jakarta Semakin Naik karena IKN, Stok Pertalite Habis Bulan Depan

Berita terkini dimulai dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan disebut dapat mendorong kenaikan harga properti di Jakarta.


Harga Properti Jakarta Diprediksi Malah Naik karena Pemindahan IKN, Ini Sebabnya

35 hari lalu

Harga Properti Jakarta Diprediksi Malah Naik karena Pemindahan IKN, Ini Sebabnya

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur dapat mendorong kenaikan harga properti di Jakarta.


Anggaran Program Pembiayaan Perumahan PUPR 2023 Rp 34,17 T untuk 274.924 Unit

36 hari lalu

Anggaran Program Pembiayaan Perumahan PUPR 2023 Rp 34,17 T untuk 274.924 Unit

PUPR mengalokasikan program pembiayaan perumahan pada tahun 2023 dengan total anggaran Rp34,17 triliun untuk 274.924 unit.


Kiat Memulai Usaha Kontrakan dan Rumah Petak

39 hari lalu

Kiat Memulai Usaha Kontrakan dan Rumah Petak

Persaingan sewa properti terbilang ketat sehingga buat yang ingin terjun di usaha rumah petak dan kontrakan, berikut tipsnya.