Cara Pemerintah Tawarkan Investasi Infrastruktur Ratusan Triliun

Menteri BUMN Rini Soemarno menyampaikan pidato pembuka saat pembukaan Indonesia Investment Forum 2018 di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Okotber 2018. ICom/AM IMF-WBG/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Bali - Pemerintah menawarkan 78 proyek infrastruktur senilai US$ 42,1 miliar atau sekitar Rp 650 triliun (kurs Rp 15.000 per dolar AS) kepada investor asing dan domestik pada Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia 2018. Seluruh proyek tersebut melibatkan total 21 badan usaha milik negara (BUMN) dan diharapkan dapat mengundang partisipasi dari sektor swasta melalui beragam skema pembiayaan.

BACA: Tiga Paradigma Baru untuk Pembiayaan Infrastruktur Versi Bank Indonesia

“Saat ini kita memiliki 143 BUMN dengan berbagai sektor ekonomi, untuk mengakselerasi pembangunan dari barat ke timur kami akan memainkan peran, dan pemerintah berkomitmen proyek yang ditawarkan akan sangat menarik,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno, di Nusa Dua, Bali, Selasa 9 Oktober 2018.

Rini berujar untuk mencapai target pembangunan penting bagi pemerintah memperoleh sumber pendanaan yang tepat. Dia mengakui dengan kebutuhan pembiayaan yang begitu besar tak sepenuhnya sanggup dilakukan oleh perusahaan plat merah sendirian. “Kami ingin mendorong direct equity, dengan dukungan investasi dari pihak swasta,” katanya.

Dia melanjutkan, kondisi pelemahan rupiah saat ini di satu sisi juga bisa menjadikan investasi di Indonesia lebih atraktif. “Dengan rupiah melemah terutama untuk investor asing akan sangat bagus, karena mereka konversi dolarnya dengan harga sekarang, maka dengan pertumbuhan ekonomi yang kita punya di atas 5 persen bahkan lebih return yang didapatkan akan menarik,” ucapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan pemerintah siap mendukung dan menyiapkan pengembangan desain skema investasi yang cocok dan menggugah investor. “Kami mencoba untuk tidak hanya memberikan penjaminan, tapi lebih banyak lagi meng-cover risiko dan struktur pembiayaan infrastruktur agar bisa lebih fleksibel, sesuai dengan appetite dan kapabilitas investor,” katanya.

Upaya untuk melibatkan pihak swasta dalam proyek infrastruktur mulai menampakkan hasil, ditandai dengan akan ditekennya 21 proyek infrastruktur pada 12 BUMN, dengan total nilai proyek sekitar US$ 13,6 miliar. “Hal ini mencerimnkan tingginya minat investor untuk berinvestasi.” Adapun bertindak sebagai koordinator persiapan struktur pembiayaan proyek BUMN ini adalah Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan dari 21 proyek yang sudah disepakati itu, sebanyak 80 persen menggunakan skema pembiayaan strategic partnership, sisanya berasal dari project financing dan capital market. Proyeknya didominasi oleh sektor energi sebesar 40 persen, bandar udara 10 persen, pertambangan 9 persen, dan ada pula sektor lain seperti pariwisata, manufaktur, transportasi, dan pertahanan.

“Asal investornya hampir 50 persen dari luar negeri, ini menunjukkan foreign investment memang nyata, jadi kebanyakan memang partner atau kreditur asing,” katanya. Dia pun memastikan bahwa BUMN yang terlibat akan mendapatkan benefit dari kerja sama ini khususnya untuk keberlanjutan pendanaan ke depan. “Ini kita raise funding tapi bukan utang, mereka dapat equity iya, tapi kontrol masih ada di BUMN itu sendiri,” ucapnya.






UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

51 menit lalu

UOB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Lebih Rendah dari Proyeksi Pemerintah

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level 5,1 hingga 5,4 persen pada 2022.


Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir 2022, Bos PLN: Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

1 hari lalu

Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir 2022, Bos PLN: Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

Bos PLN menegaskan pemerintah tetap menahan tarif listrik untuk periode Oktober-Desember 2022.


Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

5 hari lalu

Terkini Bisnis: Ojo Dibandingke Soal Gunting Pita, Sri Mulyani Beri BPKP Penghargaan WTP

Gunting pita ini terkait penyelesaian proyek infrastruktur antara masa Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono.


Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

6 hari lalu

Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

Laporan tren pasar properti sejalan dengan angka pertumbuhan positif ketiga provinsi dalam periode Januari-Mei 2022.


Politikus Ini Kritik AHY: Jembatan Suramadu Digagas Soeharto, Dibangun Megawati, SBY Tinggal Gunting Pita

9 hari lalu

Politikus Ini Kritik AHY: Jembatan Suramadu Digagas Soeharto, Dibangun Megawati, SBY Tinggal Gunting Pita

Politikus ini mengkritik pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat AHY tentang 70-80 persen pembangunan di era Presiden Jokowi adalah kinerja SBY.


Pemerintah Terus Genjot Infrastruktur, Ekonom Soroti Dampaknya ke Neraca Perdagangan

11 hari lalu

Pemerintah Terus Genjot Infrastruktur, Ekonom Soroti Dampaknya ke Neraca Perdagangan

Direktur Celios Bhima Yudhistira menyoroti pemerintah yang hingga kini masih menggenjot pembangunan infrastruktur dan dampaknya ke neraca perdagangan.


AHY Klaim 70-90 Persen Pembangunan Infrastruktur Kinerja SBY, Ekonom: Tidak Relevan

12 hari lalu

AHY Klaim 70-90 Persen Pembangunan Infrastruktur Kinerja SBY, Ekonom: Tidak Relevan

Bhima Yudhistira merespons pernyataan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal pembangunan infrastruktur.


Tertarik Beli Mobil Listrik? Simak Dahulu 4 Fakta ini

19 hari lalu

Tertarik Beli Mobil Listrik? Simak Dahulu 4 Fakta ini

Sebelum Anda memutuskan membeli mobil listrik, fakta soal penghematan energi hingga kesiapan infrastruktur di ruang publik perlu Anda dipertimbankan.


G20 Bicara Soal Infrastruktur Digital, Apa Saja Isinya?

20 hari lalu

G20 Bicara Soal Infrastruktur Digital, Apa Saja Isinya?

IWG G20 bertugas memberikan masukan dalam kebijakan untuk meningkatkan persiapan, pembiayaan, dan kualitas infrastruktur.


75 Proyek Strategis Jokowi Rampung per Agustus 2022, Nilainya Tembus Rp 554,4 Triliun

22 hari lalu

75 Proyek Strategis Jokowi Rampung per Agustus 2022, Nilainya Tembus Rp 554,4 Triliun

Dalam tiga tahun pertama di periode kedua Presiden Jokowi menjabat, yakni dari 2019 hingga Agustus 2022, sebanyak 75 PSN telah rampung.