Selasa, 11 Desember 2018

IHSG Ditutup Menguat Ditopang Saham Kapitalisasi Besar Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 9 Oktober 2018, ditutup melanjutkan penguatan 35,71 poin. Penguatan IHSG ditopang saham-saham berkapitalisasi besar.

    Baca juga: Pelemahan Rupiah Diprediksi Bayangi Laju IHSG Hari Ini

    IHSG ditutup menguat 35,71 poin atau 0,62 persen menjadi 5.796,79. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,68 poin atau 0,85 persen menjadi 911,81.

    "Investor melakukan aksi beli terhadap saham-saham berkapitalisasi besar, sehingga IHSG kembali menguat," ujar Analis Henan Putihrai Sekuritas, Indra di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan bahwa investor melakukan aksi beli secara selektif terhadap saham-saham yang valuasinya relatif masih rendah.

    Kendati demikian, menurut dia, pergerakan IHSG saat ini bersifat teknikal sehingga pergerakannya relatif jangka pendek mengingat minimnya sentimen positif yang beredar di pasar dalam beberapa hari terakhir ini.

    Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan investor asing yang melakukan aksi lepas saham menahan IHSG untuk menguat lebih tinggi.

    "Kembalinya arus dana asing masih terus kita harapkan sehingga dapat mendongkrak kenaikan IHSG dalam jangka menengah panjang," katanya.

    Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih atau "foreign net sell" sebesar Rp 300,25 miliar pada hari ini.

    Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini sebanyak 348.360 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,46 miliar lembar saham senilai Rp6,04 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 192 saham menurun, dan 124 saham tidak bergerak nilainya.

    Selain IHSG, bursa regional, di antaranya indeks nikkei melemah 314,33 poin (1,32 persen) ke 23.469,39, indeks Hang Seng melemah 29,66 poin (0,11 persen) ke 26.172,91, dan indeks Strait Times melemah 14,85 poin (0,47 persen) ke posisi 3.166,60.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.